Iran Desak Penyelidikan Independen di Khan Sheikhoun
https://parstoday.ir/id/news/iran-i35800-iran_desak_penyelidikan_independen_di_khan_sheikhoun
Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyerukan penyelidikan independen untuk mencari kejelasan tentang insiden tragis di Khan Sheikhoun, Provinsi Idlib, Suriah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 10, 2017 06:21 Asia/Jakarta
  • Iran Desak Penyelidikan Independen di Khan Sheikhoun

Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyerukan penyelidikan independen untuk mencari kejelasan tentang insiden tragis di Khan Sheikhoun, Provinsi Idlib, Suriah.

Dalam sebuah kicauan di akun Twitter-nya, Ahad (9/4/2017), Zarif menulis, "Dunia sampai sekarang masih membayar harga atas unilateralisme masa lalu, yang didasarkan pada klaim palsu dan rekayasa." Demikian dikutip kantor berita IRIB.

"Penyelidikan internasional imparsial atas insiden di Khan Sheikhoun, yang menelan korban warga sipil termasuk perempuan dan anak-anak, benar-benar perlu dilakukan," tegasnya.

Pasca dugaan serangan kimia di Khan Sheikhoun, negara-negara Barat – pendukung teroris – melancarkan propaganda besar-besaran untuk menyalahkan pemerintah Suriah atas insiden itu.

Pemerintah Damaskus membantah keras telah melakukan serangan horor tersebut.

Dengan alasan serangan kimia di Suriah, AS kemudian menembakkan puluhan rudal jelajah ke pangkalan udara Shayrat, yang dipakai oleh militer Suriah sebagai pusat komando untuk memerangi kelompok teroris Daesh dan Front al-Nusra di negara Arab itu.

Banyak pakar percaya bahwa menuding pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia adalah sebuah upaya untuk menyesatkan opini publik dan memutarbalikkan fakta, menyusul kemenangan terbaru militer Suriah dalam menumpas teroris.

Krisis Suriah pecah pada tahun 2011 setelah kelompok-kelompok teroris yang disponsori AS, Arab Saudi dan sekutunya termasuk Turki, melancarkan serangan ke negara itu untuk menggulingkan pemerintahan sah, yang dipimpin Presiden Bashar al-Assad. (RM)