Ghalibaf ke Publik AS: Rindukan Harga Bensin Sekarang Nanti!
-
Ketua Parlemen Republik Islam Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf
Pars Today - Ketua Parlemen Republik Islam Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf dalam pesan yang merespons ancaman Donald Trump tentang pemblokiran Selat Hormuz, mengunggah gambar harga bensin terbaru di pompa sekitar Gedung Putih.
Ia menulis, "Nikmati harga bensin saat ini. Dengan apa yang disebut blokade, kalian akan segera merindukan bensin seharga 4-5 dolar."
Menurut laporan Pars Today mengutip IRNA, Senin, 13 April 2026, Ghalibaf dalam pesan lanjutannya di platform X juga memublikasikan formula baru kenaikan harga minyak. Ia bermaksud menunjukkan bahwa pemblokiran kembali Selat Hormuz akan memicu kenaikan harga lebih lanjut, dan akan menjerumuskan Trump lebih dalam ke rawa harga minyak yang ia ciptakan sendiri.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump, dalam wawancara dengan Fox News pada Minggu (12/4), seraya menegaskan kekuatan militer AS yang berlebihan, berbicara tentang kemungkinan penutupan Selat Hormuz. Ia memperingatkan bahwa jika negosiasi gagal, opsi-opsi yang lebih keras terhadap Iran akan masuk dalam agenda.
Trump merujuk pada pentingnya Selat Hormuz bagi perdagangan energi global, dan menyatakan bahwa Amerika Serikat dapat memblokir jalur vital ini jika diperlukan. Namun, ia juga menambahkan bahwa implementasi keputusan semacam itu membutuhkan waktu dan perencanaan. Pernyataan ini secara implisit mengungkap adanya kajian skenario berisiko tinggi di tingkat pengambilan keputusan AS.
Trump melanjutkan, tanpa memasuki detail operasional dari ancaman-ancamannya yang lancang, bahwa setiap tindakan dari Iran akan dihadapi dengan respons yang jauh lebih keras daripada yang dibayangkan.
Sementara ketegangan antara Teheran dan Washington telah mencapai tahap kritis, Trump dalam wawancara televisi ini menunjukkan pendekatan ganda: tekanan maksimum dan diplomasi bersyarat. Pendekatan yang, lebih dari sekadar tanda kompromi, mengindikasikan kesiapan untuk skenario konfrontatif.(sl)