Zarif Reaksi Klaim AS tentang Kapal Perang Iran di Teluk Persia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i36706-zarif_reaksi_klaim_as_tentang_kapal_perang_iran_di_teluk_persia
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mereaksi klaim pejabat Amerika Serikat tentang konfrontasi kapal-kapal perang Iran dan AS di perairan Teluk Persia.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 27, 2017 07:10 Asia/Jakarta
  • Zarif Reaksi Klaim AS tentang Kapal Perang Iran di Teluk Persia

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mereaksi klaim pejabat Amerika Serikat tentang konfrontasi kapal-kapal perang Iran dan AS di perairan Teluk Persia.

Seperti dilansir FNA, Mohammad Javad Zarif di akun Twitter-nya pada Rabu (26/4/2017) malam menulis, pasukan Angkatan Laut Iran berada di perairannya sendiri di Teluk Persia, bukan di Teluk Meksiko.. Namun pertanyaannya adalah apa yang dilakukan pasukan AL AS di 7.500 mil dari negara mereka?

 

Pejabat-pejabat AS pada Rabu mengklaim bahwa sebuah kapal cepat pasukan AL Iran mendekati sebuah kapal perusak AS di perairan Teluk Persia dan memaksanya untuk mengubah arah.

 

Brigadir Jenderal Sayid Masoud Jazayeri, juru bicara Angkatan Bersenjata Iran baru-baru ini juga merespon klaim para pejabat Washington tentang "perilaku tidak profesional" kapal-kapal Iran di Teluk Persia.

 

Ia mengatakan, klaim-klaim tak berdasar AS dilontarkan dengan tujuan-tujuan tertentu.

 

Kemarahan pejabat Washington atas kehadiran kapal-kapal perang Iran di Teluk Persia terjadi di saat kapal-kapal perang AS melakukan misi ribuan kilometer dari pantai-pantai negara itu.

 

Iran berulang kali menegaskan bahwa pemantauan terhadap kapal-kapal perang asing di Selat Hormuz dan Teluk Persia adalah haknya, dan jika terjadi agresi kapal-kapal itu terhadap zona kelautan Iran, maka akan ditindak sesuai dengan hukum internasional.

 

Hal itu pernah terjadi pada tanggal 12 Januari 2016, di mana pasukan AL Iran menghentikan dan menangkap sembilan tentara laki-laki dan seorang tentara perempuan AS. Mereka ditangkap ketika dua kapal tempur mereka masuk ke perairan Iran di Teluk Persia, di sekitar kepulauan Farsi.

 

Sesuai dengan perilaku Islami, AL Iran membebaskan mereka setelah para pejabat AS meminta maaf. (RA)