Iran: Zona De-eskalasi Konflik Berbeda dengan Zona Aman
-
Hossein Jaberi Ansari
Wakil Menlu Iran untuk Urusan Arab dan Afrika, mengatakan Iran, Rusia dan Turki ingin menciptakan zona de-eskalasi konflik di Suriah dan program ini berbeda dengan zona aman versi Barat.
Hossein Jaberi Ansari pada hari Selasa (9/5/2017) menuturkan, pertemuan putaran keempat di Astana, Kazakhstan digelar dengan agenda membentuk zona de-eskalasi konflik di Suriah, yang mencakup empat daerah konsentrasi perang dan ia berbeda dengan zona aman yang disuarakan Barat. Demikian dilaporkan laman berita ISNA.
"Rusia, Iran dan Turki adalah pelaksana dan penjamin terlaksananya ketentuan-ketentuan memorandum zona de-eskalasi konflik di Suriah," tambahnya.
Jaberi Ansari juga memperingatkan tentang campur tangan Yordania di Suriah.
Pada tanggal 4 Mei, Rusia, Iran dan Turki – penjamin gencatan senjata Suriah –menyetujui sebuah memorandum untuk membentuk empat zona de-eskalasi konflik di Suriah. Zona tersebut dibentuk di Provinsi Idlib, wilayah utara kota Homs, timur Ghouta dan selatan Suriah. (RM)