Pesawat-pesawat Qatar Melewati Zona Udara Iran dengan Aman
-
Penerbangan pesawat Qatar di zona udara RII.
Juru bicara Organisasi Penerbangan Republik Islam Iran mengatakan, Organisasi Penerbangan akan mengerahkan semua kapasitasnya untuk menciptakan keamanan dan ketertiban arus lalu lintas udara internasional di kawasan.
"Menyusul ketegangan beberapa negara Arab dengan Qatar dan pelarangan penerbangan pesawat-pesawat Qatar di zona udara negara-negara itu, Tehran atas permintaan Doha dan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) memberikan jawaban positif untuk lalu lalang pesawat-pesawat Qatar di zona udara Republik Islam Iran," kakta Reza Jafarzadeh dalam wawancara dengan IRIB, Selasa (6/6/2017).
Ia menambahkan, keputusan ini diambil melalui koordinasi tim-tim darurat internasional di kawasan.
Sementara itu, Rahmatullah Mahabadi, Direktur Utama Perusahaan Bandara dan Navigasi Udara Iran mengatakan, dengan penerbangan pesawat-pesawat Qatar di zona udara Iran, lalu lintas udara negara ini meningkat menjadi 100-150 penerbangan.
Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada Senin pagi. Negara-negara itu menuding Qatar mendukung terorisme, mengintervensi urusan internal negara-negara Arab dan mengancam keamanan nasional serta melindungi teroris.
Selain memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, negara-negara tersebut juga menutup semua perbatasan daratnya dan melarang pesawat Qatar melewati zona udara mereka, bahkan warga Qatar di empat negara itu diusir. (RA)