Drone Jet Naseh, Langkah Meningkatkan Kesiapan Pertahanan Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i189046-drone_jet_naseh_langkah_meningkatkan_kesiapan_pertahanan_iran
Pars Today - Salah satu pencapaian besar dan membanggakan industri pertahanan serta angkatan bersenjata Republik Islam Iran adalah penguasaan desain dan pembuatan drone canggih. Iran kini termasuk dalam kategori kekuatan drone teratas di dunia.
(last modified 2026-04-27T10:15:08+00:00 )
Apr 27, 2026 17:12 Asia/Jakarta
  • Drone Jet Naseh
    Drone Jet Naseh

Pars Today - Salah satu pencapaian besar dan membanggakan industri pertahanan serta angkatan bersenjata Republik Islam Iran adalah penguasaan desain dan pembuatan drone canggih. Iran kini termasuk dalam kategori kekuatan drone teratas di dunia.

Spesialis militer Iran, yang dikenal sebagai kekuatan drone global, selalu berupaya menggunakan drone untuk berbagai misi dalam satu platform dan bentuk produk yang relatif sama. Tujuannya, selain menekan biaya, juga memungkinkan perubahan peran drone dalam waktu singkat sesuai kebutuhan operasional.

Drone serbaguna Karrar adalah contoh signifikan dalam bidang ini. Drone jet Naseh sendiri dikembangkan dari drone Karrar yang sukses.

Sejarah dan Pengembangan

Platform Awal (MQM-107):

Sebelum Revolusi Islam, Iran membeli sejumlah drone target MQM-107 dari AS untuk menguji sistem anti-udara dan rudal udara-ke-udara. Drone ini mampu mencapai kecepatan 925 km/jam di ketinggian 12 km.

Kelahiran Karrar:

Drone Karrar diproduksi oleh Iran Aircraft Manufacturing Industries (HESA) dan resmi diluncurkan pada 22 Agustus 2010. Dua misi utamanya: target terbang untuk sistem radar dan pertahanan udara, serta operasi pengeboman.

Kini, 4 generasi Karrar telah diperkenalkan dengan spesifikasi dan misi yang beragam. Semua varian Karrar diluncurkan dengan booster roket padat di atas rel, dan mendarat dengan parasut serta kantong udara.

Kelebihan Karrar:

Karrar disebut-sebut sebagai drone paling serbaguna di dunia dengan platform yang relatif tetap. Drone ini dapat membawa dan meluncurkan senjata yang biasa digunakan pesawat tempur berawak. Misinya meliputi: pengintaian, target udara, serangan darat/laut, intersepsi udara, serangan kamikaze, hingga perang elektronik.

Lahirnya Naseh:

Drone jet Naseh adalah varian terbaru dari Markas Pertahanan Udara Khatam Al-Anbiya, yang diresmikan pada 10 Mei 2016.

Spesifikasi Drone Jet Naseh

Tipenya, target drone / pengecoh sistem radar

Mesin, mini-jet Tolou-4 (digunakan juga di Karrar dan rudal jelajah Noor)

Dimensi Mesin, diameter 33 cm, panjang 130 cm, berat 55 kg

Daya Mesin Maksimal 3,45 kN

Kecepatan 0,7 Mach

Durasi Terbang kurang dari 1 jam

Pendaratan  Parasut

Karakteristik Utama

Desain Sayap Low-Wing:

Drone Naseh mengadopsi desain sayap rendah (sayap di bawah badan), yang memberinya kemampuan manuver tinggi pada kecepatan besar, sangat ideal untuk simulasi target nyata dalam latihan pertahanan udara.

Muatan di Bawah Sayap:

Bukan bom atau rudal, muatan ini berfungsi sebagai target yang dapat dilepaskan secara independen. sistem pertahanan udara dapat berlatih menghadapi "ancaman" yang dilepaskan Naseh, seperti rudal atau bom yang masuk.

Naseh bukan drone penyerang. Ia adalah "guru" yang mengajarkan sistem pertahanan udara cara menembak tepat sasaran. Dengan kecepatan 0,7 Mach dan kemampuan manuver tinggi, ia meniru ancaman jet tempur musuh dengan setia.

Iran tidak sembarangan membuat drone. Ada ekosistem di sini: mesin Tolou-4 menghidupi Karrar, Naseh, dan rudal Noor. Setiap komponen dipelajari, dicetak ulang, dan ditingkatkan.

Ketika angkatan bersenjata Iran berlatih, mereka tidak menggunakan drone murahan yang terbang lambat. Mereka menggunakan Naseh, untuk memastikan bahwa jika perang datang, sistem pertahanan udara mereka sudah terbukti melawan ancaman yang sesungguhnya.(sl)