Perlawanan Lebanon Gigit Zionis: Drone, Roket, Rudal Bertubi-tubi, Rumah Sakit di Haifa Kewalahan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i190014-perlawanan_lebanon_gigit_zionis_drone_roket_rudal_bertubi_tubi_rumah_sakit_di_haifa_kewalahan
Pars Today - Hizbullah Lebanon mengumumkan telah melancarkan 33 operasi dalam 24 jam terakhir melawan target-target rezim Zionis di Lebanon dan wilayah pendudukan Palestina.
(last modified 2026-05-16T07:33:16+00:00 )
May 16, 2026 14:30 Asia/Jakarta
  • Bendera Hizbullah Lebanon
    Bendera Hizbullah Lebanon

Pars Today - Hizbullah Lebanon mengumumkan telah melancarkan 33 operasi dalam 24 jam terakhir melawan target-target rezim Zionis di Lebanon dan wilayah pendudukan Palestina.

Laporan Sabtu (16/5) dari IRNA mengutip pernyataan Hizbullah yang merinci operasi menggunakan drone bunuh diri, rudal darat-ke-udara, roket, artileri, mortir, dan ranjau.

"Pukulan telak" telah dijatuhkan pada tentara Zionis, dengan media Zionis sendiri mengakui keberhasilan serangan tersebut.

Sirene Meraung di Dataran Tinggi Golan

Sirene berbunyi di daerah Majdal Shams di Dataran Tinggi Golan yang diduduki. Tentara Zionis mengkonfirmasi bahwa sirene dipicu oleh masuknya drone ke wilayah tersebut. Majdal Shams adalah bagian dari provinsi Quneitra, Suriah, yang telah diduduki oleh rezim Zionis sejak tahun 1967.

Pelanggaran Gencatan Senjata dan Eskalasi Zionis

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan bahwa enam warga sipil, termasuk tiga petugas medis, tewas dalam serangan udara Zionis di kota Harouf, Lebanon selatan. Sebanyak 22 orang lainnya luka-luka setelah sebuah pusat kesehatan menjadi sasaran.

Beberapa menit setelah pengumuman perpanjangan gencatan senjata 45 hari, jet tempur Zionis membombardir dua bangunan tempat tinggal di kota Tyre, Lebanon selatan, pada hari Jumat malam.

33 kali Hizbullah menyerang dalam sehari, sirene berbunyi di Golan, dan rumah sakit di Haifa penuh sesak dengan korban. Namun para diplomat masih sibuk merumuskan kata "gencatan senjata" dalam draft resolusi PBB. Perang ini bukan tentang kata-kata lagi. Ini tentang siapa yang lebih kuat, siapa yang lebih cepat, dan siapa yang bisa bertahan lebih lama. Untuk saat ini, Hizbullah unggul di dua kategori pertama. Untuk kategori ketiga, kita lihat siapa yang lebih dulu kehabisan darah.(Sail)