Qassemi: Kesatuan Irak, Penjamin Kepentingan Rakyat
-
Bahram Qassemi, Jubir Kemlu RII.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, Irak yang bersatu, stabil dan demokratis merupakan penjamin kepentingan semua rakyat di negara ini dari semua kelompok etnis dan agama
Bahram Qassemi mengatakan hal itu pada Sabtu (10/6/2017) ketika mereaksi keputusan sepihak wilayah Kurdistan Irak untuk menyelenggarakan referendum kemerdekaan.
"Posisi berprinsip dan jelas Republik Islam Iran adalah mendukung integritas teritorial dan kesatuan Irak," kata Qassemi seperti dikutip IRNA.
Ia menambahkan, wilayah Kurdistan Irak merupakan bagian dari negara ini, dan keputusan sepihak dan keluar dari norma dan kerangka nasional dan hukum terutama konstitusi Irak serta diambil dalam kondisi rumit di Irak dan kawasan merupakan desain musuh untuk melanggengkan instabilitas di negara Arab ini, di mana hal ini hanya akan menciptakan persoalan baru bagi Irak.
Jubir Kemlu Iran menjelaskan, Irak saat ini memerlukan perdamaian dan rekonsiliasi nasional lebih dari sebelumnya. Perselisihan antara pemerintah pusat Baghdad dan Erbil, lanjut Qassemi, harus diselesaikan melalui dialog dan rekonsiliasi nasional dan sesuai dengan konstitusi Irak.
Partai-partai Kurdi Irak menggelar pertemuan dengan Masoud Barzani, Pemimpin Wilayah Kurdistan pada Rabu. Pertemuan ini diselenggarakan tanpa kehadiran Kelompok Islam Kurdistan dan Gerakan Perubahan (Goran). Mereka memutuskan untuk menggelar referendum untuk Kurdistan Irak pada 25 September 2017. (RA)