Menlu Iran: Dialog, Kunci Penyelesaian Krisis di Kawasan
-
Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, blokade, sanksi, ancaman dan hukuman untuk menyelesaikan krisis di negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk Persia (P-GCC) tidak akan membawa hasil.
Mohammad Javad Zarif mengatakan hal itu dalam wawancara dengan jaringan televisi Al Jazeera Qatar baru-baru ini.
"Republik Islam Iran meyakini bahwa pesan yang harus disampaikan kepada semua negara pesisir Teluk Persia dan negara-negara lainnnya adalah tidak ada ruang untuk masalah dan perselisihan, di mana persoalan di antara negara-negara tidak bisa diselesaikan melalui tekanan, ancaman dan hukuman. Satu-satunya cara untuk menyelesaikan persoalan itu adalah dialog, konsultasi, dan secara keseluruhan adalah upaya-upaya persahabatan," imbuh Zarif.
Ia menjelaskan, hari ini persoalan di dunia adalah bukan tanpa solusi, dan jika kita mengejar keuntungan dengan cara merugikan orang lain, maka semua pihak akan mengalami kerugian, oleh karena itu Iran meminta semua negara-negara tetangganya untuk berdialog dalam menyelesaikan perselisihan dan tidak mengejar untuk menghapus negara lain, di mana cara ini adalah kunci penyelesaian krisis di kawasan.
"Blokade, sanksi, ancaman dan hukuman untuk mematahkan tekad bangsa-bangsa, justru akan memperkuat tekad mereka," pungkasnya.
Pekan lalu, Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar atas tuduhan dukungan Doha kepada kelompok-kelompok teroris.
Selain memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, negara-negara tersebut juga menutup semua perbatasan daratnya dan melarang pesawat Qatar melewati zona udara mereka.
Pemerintah Qatar menyesalkan keputusan tersebut dan menilainya sebagai tindakan yang tidak dapat dijustifikasi serta menyatakan bahwa klaim-klaim yang menyebabkan pemutusan hubungan diplomatik itu tidak benar. (RA)