Marji-marji Besar Syiah Serukan Partisipasi Luas di Hari Quds Sedunia
-
Hari Quds Sedunia di RII.
Marji-marji besar taklid di kota Qom, selatan Tehran dalam pesan terpisah, mengajak semua masyarakat dan umat Islam di seluruh dunia untuk berpartisipasi dalam pawai Hari Quds Sedunia pada Jumat, 23 Juni 2017.
Hari Jumat terakhir di bulan suci Ramadahan ditetapkan oleh Imam Khomeini ra, Pendiri Republik Islam Iran sebagai Hari Quds Sedunia. Penetapan ini sebagai bentuk dukungan kepada perjuangan bangsa Palestina melawan rezim Zionis Israel.
Menjelang hari tersebut, Ayatullah Naser Makarim Shirazi pada Rabu (21/6/2017) mengatakan, partisipasi luas umat Islam yang komitmen dan penuntut kebebasan dalam pawai Hari Quds Sedunia akan menyebabkan terisolasinya rezim penjajah al-Quds lebih dari sebelumnya.
Ayatullah Husein Noori-Hamedani dalam pesannya, juga menekankan partisipasi umat Islam di Republik Islam Iran dan semua penuntut kebebasan dunia dalam pawai Hari Quds Sedunia. Beliau mengatakan, selama rezim Zionis masih ada di kawasan, maka kawasan ini tidak akan menyaksikan perdamain.
Di sisi lain, Ayatullah Jafar Subhani menilai pengembalian wilayah Palestina yang diduduki memerlukan penguatan persatuan umat Islam dan kebangkitan massa di negara-negara Muslim. Beliau mengatakan, di Jumat terakhir di bulan suci Ramadhan, semua umat Islam dunia harus bergandengan tangan untuk mengembalikan tanah (Palestina) yang diduduki kepada pelukan Islam.
Sementara itu, Ayatullah Sayid Mohammad-Ali Alavi-Gorgani dalam pesannya, menilai Hari Quds Sedunia sebagai Hari Islam. Beliu mengatakan, kolonialisme dunia mendirikan rezim Zionis untuk menekan umat Islam dunia, oleh karena itu umat Islam dan semua penuntut kebebasan harus meneriakkan slogan-slogan anti-Amerika Serikat, rezim Zionis dan para pendukung rezim ini di Hari Quds Sedunia.
Penetapan Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia merupakan inisiatif Imam Khomeini ra sebagai bentuk dukungan kepada perjuangan bangsa Palestina.
Inisiatif ini menegaskan bahwa bangsa Palestina tidak sendirian dalam menghadapi rezim Zionis yang didukung oleh kekuatan Barat, terutama AS. Tetapi bangsa-bangsa Muslim dan publik dunia hadir bersama mereka mendukung pembebasan Baitul Maqdis dari pengaruh Israel dan sekutunya.
Instruksi langsung Imam Khomeini mengenai penetapan Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia pada awal Agustus 1979 tidak hanya terbatas pada lingkup Iran saja. Sebab, kini peringatan Hari Quds Sedunia ini dilakukan setiap tahun oleh berbagai negara dunia dengan tingkat resonansi yang semakin bergema setiap tahunnya. (RA)