Kontrak Total Semakin Dorong Perusahaan Eropa Menuju ke Iran
-
Total Perancis
Perusahaan otomotif Jerman akhirnya memutuskan melanjutkan bisnisnya di Iran setelah jeda 17 tahun, menyusul lebih banyak perusahaan Eropa yang tampaknya mulai mengakhiri keraguan mereka tentang prospek perdagangan dengan Republik Islam.
Pasca penandatanganan kontrak senilai lima miliar dolar pada Senin (3/7/2017) perusahaan energi Perancis Total untuk mengembangkan fase 11 ladang minyak lepas pantai Pars Selatan Iran, terpicu minat baru terhadap peluang bisnis di Republik Islam.
Sebuah konsorsium India setelah kesepakatan itu menyatakan bahwa pihaknya bersedia mengeluarkan dana sebesar 11 miliar dolar untuk mengembangkan zona minyak Iran Farzad-B dan membangun infrastruktur untuk ekspor gas dari gudang penyimpanan.
Perusahaan kereta api nasional Italia, Ferrovie dello Stato (FS) akan mengirim CEO-nya, Renato Mazzoncini ke Tehran pada Selasa depan untuk menandatangani kontrak senilai 1,2 miliar euro guna pembangunan jalur kereta api kecepatan tinggi di Iran.
Di lain pihak, Volkswagen mengumumkan akan melanjutkan penjualan mobil di Iran mulai bulan Agustus setelah menandatangani kesepakatan dengan importir lokal, Mammut Khodro.
Perusahaan otomotif Jerman itu sudah menjual truk ke Iran melalui divisi Scania.
Volkswagen kini akan mengekspor model VW SUV kompak Tiguan dan mobil keluarga Passat melalui delapan dealer, dengan fokus penjualan di Tehran, kata perusahaan itu pada hari Selasa.