Himbauan Amirul Hajj Iran kepada Jamaah Haji Lokal
https://parstoday.ir/id/news/iran-i41596-himbauan_amirul_hajj_iran_kepada_jamaah_haji_lokal
Perwakilan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk Urusan Haji, Hujjatul Islam Sayid Ali Qazi Asgar mengatakan, "Dengan slogan terpisahnya haji dari hubungan politik Iran-Arab Saudi, kita bisa mewujudkan kondisi untuk pengiriman jamaah haji."
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Jul 25, 2017 05:50 Asia/Jakarta
  • Hujjatul Islam Sayid Ali Qazi Asgar
    Hujjatul Islam Sayid Ali Qazi Asgar

Perwakilan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk Urusan Haji, Hujjatul Islam Sayid Ali Qazi Asgar mengatakan, "Dengan slogan terpisahnya haji dari hubungan politik Iran-Arab Saudi, kita bisa mewujudkan kondisi untuk pengiriman jamaah haji."

Ia menyampaikan hal itu di hadapan para ulama Sunni dan Syiah Provinsi Golestan di kota Gorgan, Iran Utara pada Senin (24/7/2017) malam. Demikian dilaporkan IRNA.

"Setelah pemutusan hubungan politik Tehran dan Riyadh, pekerjaan kita semua menjadi sulit, tapi kesulitan ini jangan sampai menciptakan kekhawatiran bagi jamaah haji," tambahnya.

Menurut Qazi Asgar, situasi haji tahun ini terbilang sensitif karena berbagai persoalan yang terjadi dua tahun lalu di Masjidil Haram dan Mina.

"Ada semacam kekhawatiran di masyarakat dan jika tahun ini kita tidak melakukan pembicaraan dan mengambil tindakan, maka tidak diketahui apa yang akan terjadi di masa depan," jelasnya.

Qazi Asgar menegaskan, kesepakatan antara Lembaga Haji dan Ziarah Iran dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyebutkan bahwa jamaah Iran akan melaksanakan manasik haji tanpa menciptakan sensitifitas dan kedua negara berkewajiban untuk mematuhi dan melaksanakan kesepakatan tersebut.

Jamaah haji, lanjutnya, harus mewaspadai isu-isu keamanan, politik dan mazhab, karena musuh secara maksimal akan memanfaatkan kondisi ini untuk menyulut konflik sektarian Syiah dan Sunni.

"Haji tidak boleh dilihat dari perspektif sektarian, kita dalam perjalanan haji harus menjaga persatuan Syiah dan Sunni serta seluruh kaum Muslim dunia. Bangsa Iran harus menjadi pelopor persatuan di dunia," tegasnya. (RM)