Laporan IAEA, Iran Patuhi JCPOA
-
Majid Takhravanchi wamen urusan Eropa dan Amerika
Wakil menteri luar negeri Iran urusan Eropa dan Amerika mengatakan, Berbagai laporan yang disampaikan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menunjukkan bahwa Iran mematuhi seluruh komitmennya terhadap JCPOA.
Dalam wawancara dengan Iran Press (IP), Majid Takhravanchi mengatakan, Eropa dan negara-negara yang terlibat dalam proses terwujudnya JCPOA, sepakat mengakui bahwa Iran menjalankan isi JCPOA, dan hanya AS serta segelintir negara lain yang melanggarnya.
Menurut Takhravanchi, hingga kini AS melanggar komitmennya terhadap JCPOA.
"Para tokoh dan negara-negara dunia secara terbuka mengakui bahwa Amerika tidak mematuhi JCPOA," ujarnya.
Wakil menteri luar negeri Iran urusan Eropa dan Amerika menegaskan bahwa Tehran tidak akan menjadi pihak pertama yang melanggar JCPOA, yang ditegaskan berulangkali oleh para pejabat tinggi Iran sebelumnya.
"Jika AS beraksi melanggar JCPOA, maka Iran akan membalasnya," tegas Takhravanchi.
Iran telah menyampaikan nota protes dalam sidang komisi bersama di Wina mengenai inkonsistensi AS terhadap JCPOA.
"Jika JCPOA terbukti dilanggar oleh AS, maka dunia akan kembali menyaksikan pelanggaran hukum dan inkonsistensi negara ini," paparnya.
Kesepakatan nuklir JCPOA ditandatangani oleh kelompok 5+1 dan mulai dijalankan sejak Januari 2016.