Iran Tolak Kewajiban Apapun yang Keluar dari JCPOA
-
Ali Akbar Salehi
Kepala Badan Energi Atom Iran (AEOI), Ali Akbar Salehi mengatakan, para pejabat Iran berkali-kali menegaskan bahwa Tehran tidak akan menerima kewajiban apapun yang keluar dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dan Protokol Tambahan.
Dalam pernyataan kepada wartawan di Tehran, Senin (28/8/2017), Salehi menambahkan bahwa berlanjutnya kekacauan politik Amerika akan membuat dunia bergejolak, sebab Washington tidak punya rencana yang jelas dalam kebijakan luar negerinya, namun Iran telah bersiap untuk skenario yang paling buruk.
"Pemerintahan Trump sedang berusaha merusak kesepakatan nuklir, padahal Iran telah memenuhi seluruh komitmennya sesuai JCPOA, dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) adalah satu-satunya pihak yang bisa mengeluarkan pandangan dalam masalah ini," ujarnya.
Menurut Salehi, AS sedang memprovokasi IAEA dan dalam hal ini menlu Iran telah menyampaikan teguran yang diperlukan kepada lembaga tersebut.
Iran, tegasnya, tidak akan menjadi pihak pertama yang melanggar kesepakatan nuklir dan jika ia dilanggar oleh pihak lain, Tehran akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan. (RM)