Rouhani dan Erdogan Bicarakan Referendum di Kurdistan Irak
https://parstoday.ir/id/news/iran-i44841-rouhani_dan_erdogan_bicarakan_referendum_di_kurdistan_irak
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani dan sejawatnya dari Turki, Recep Tayyip Erdogan, menjelang penyelenggaraan referendum pemisahan diri Kurdistan dari Irak mengungkapkan penentangannya atas rencana tersebut dalam sebuah kontak telepon.
(last modified 2026-07-29T04:05:44+00:00 )
Sep 25, 2017 01:39 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani dan Recep Tayyip Erdogan
    Hassan Rouhani dan Recep Tayyip Erdogan

Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani dan sejawatnya dari Turki, Recep Tayyip Erdogan, menjelang penyelenggaraan referendum pemisahan diri Kurdistan dari Irak mengungkapkan penentangannya atas rencana tersebut dalam sebuah kontak telepon.

Berdasarkan statemen kantor kepresidenan Turki, Recep Tayyip Erdogan dan Hassan Rouhani Ahad (24/9) malam di kontak telepon menyatakan referendum di Kurdistan akan menimbulkan huru hara di kawasan.

Meski ada penentangan dalam negeri, kawasan dan dunia serta peringatan dari pemerintah pusat Baghdad, Pamimpin wilayah otonomi Kurdistan Masoud Barzani hari Ahad di jumpa persnya di Arbil tetap menekankan penyelenggaraan referendum. Referendum ini akan digelar hari Senin (25/9/2017).

Di sisi lain, Republik Islam Iran dan Turki dilaporkan telah menjatuhkan sanksi kepada Kurdistan Irak. Tehran dan Ankara menilai penyelenggaraan referendum di Kurdistan Irak akan memicu instabilitas di kawasan. (MF)