Iran dan Perancis Bahas Krisis Suriah Secara Intensif
-
Iran-Perancis
Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk urusan Arab dan Afrika, Hossein Jaberi Ansari bertemu dengan utusan khusus Perancis untuk Suriah, Franck Gellet, membahas konflik di negara Arab tersebut.
Hossein Jaberi Ansari bertemu dengan Franck Gellet di ibukota Iran, Tehran, pada Selasa (17/10/2017), membahas akar krisis di Suriah dan solusi untuk meredakannya.
Jaberi Ansari mengatakan bahwa kebijakan Iran mengenai krisis regional didasarkan pada tiga prinsip, yaitu memerangi terorisme dan ekstremisme, mencegah melemahnya pemerintah pusat, dan memungkinkan reformasi politik berdasarkan tuntutan rakyat.
Ansari juga menyatakan kesiapan Iran untuk bekerja sama dalam kerangka prinsip-prinsip perwujudan perdamaian dan keamanan di Suriah.
Di lain pihak, Gellet menekankan tekad pemerintah Prrancis untuk membantu menyelesaikan konflik Suriah melalui jalur politik.
Dia berharap bahwa Paris dan Tehran dapat bekerja sama, dan menggunakan pengaruhnya masing-masing untuk mendorong perundingan intra-Suriah dan membantu penyelesaian krisis.
Suriah telah dicengkeram oleh militansi dukungan asing sejak Maret 2011. Damaskus mengatakan kekuatan Barat dan sekutu regional mereka mendukung militan yang memerangi pemerintah.
Iran telah memberikan bantuan kepada pemerintah Suriah dan dan bahkan memediasi perundingan antara pemerintah Suriah dan oposisi, bersama dengan Rusia - sekutu Damaskus - dan Turki, yang berpihak pada militan.(MZ)