Urgensi Kerjasama Kontra-Terorisme Iran-Pakistan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46596-urgensi_kerjasama_kontra_terorisme_iran_pakistan
Kepala Staf Militer Pakistan, Jenderal Qamar Javed Bajwa bersama rombongan tiba di Tehran pada Minggu lalu (5 November 2017) atas undangan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Bagheri.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Nov 07, 2017 09:31 Asia/Jakarta

Kepala Staf Militer Pakistan, Jenderal Qamar Javed Bajwa bersama rombongan tiba di Tehran pada Minggu lalu (5 November 2017) atas undangan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Bagheri.

Dalam pertemuan di Tehran, Bajwa dan Bagheri berdiskusi mengenai isu-isu bilateral dan regional dan perang melawan terorisme di perbatasan Iran-Pakistan, serta masalah perluasan hubungan keamanan di sektor industri, riset, dan pelatihan.

Tema lain pembicaraan kedua pihak adalah penekanan pada pemanfaatan kapasitas pertahanan dan politik dalam menyelesaikan isu-isu regional dan menjalin kemitraan sebagai dua negara besar dan kuat di kawasan ini, tanpa melibatkan pihak asing.

Iran memiliki lebih dari 900 kilometer perbatasan dengan Pakistan, dan pintu penyeberangan Mirjaveh dan Taftan ditetapkan sebagai gerbang perbatasan kedua negara.

Perbatasan Iran dan Pakistan telah beberapa kali diserang oleh kelompok teroris dan orang-orang bersenjata, dan menyebabkan sejumlah penjaga perbatasan Iran gugur. Pada 26 April 2017, para teroris membunuh sembilan penjaga perbatasan Iran di Mirjaveh ketika melakukan patroli.

Jelas bahwa upaya untuk memperkuat keamanan di perbatasan Iran-Pakistan adalah sebuah kebutuhan mendesak dan ini harus menjadi prioritas kerjasama keamanan kedua negara.

Direktur Institut Riset dan Studi Keamanan Pakistan, Imtiaz Gul mengatakan, militer dan pemerintah Pakistan harus bergerak dalam kerangka tanggung jawabnya dan pada saat yang sama, harus mendukung satu sama lain untuk menuju kemajuan dan memperkuat keamanan negara.

Aktivitas kelompok teroris dan penjahat di perbatasan Iran-Pakistan jelas tidak dapat ditolerir oleh Tehran. Serangan teroris dari wilayah Pakistan ke Iran hanya disebabkan oleh satu hal yaitu lemahnya penindakan para teroris dan penjahat oleh otoritas Pakistan.

Sebelum ini, Mayor Jenderal Bagheri dalam kontak telepon dengan Jenderal Bajwa, telah membicarakan masalah kerjasama antara angkatan bersenjata kedua negara.

Letnan Jenderal (Purn), Talat Masood, seorang analis senior Pakistan kepada kantor berita IRNA, mengatakan, di era komando baru militer Pakistan yang dipimpin oleh Jenderal Bajwa, hubungan dan kerjasama militer dan keamanan Pakistan dengan Iran diharapkan akan semakin menguat dari sebelumnya.

Dalam beberapa pertemuan dengan otoritas keamanan Pakistan, para pejabat Iran berulang kali menekankan perlunya tindakan yang efektif untuk mencegah terulangnya kembali serangan teroris, yang dilakukan dari wilayah Pakistan terhadap Iran.

Jadi, mengingat kesepakatan yang dicapai antara kedua negara, pembicaraan para pejabat militer Iran dan Pakistan di Tehran diharapkan akan mempercepat kerjasama ini. (RM)