Ketua Parlemen Iran Harapkan Perluasan Kerja Sama dengan Cina
https://parstoday.ir/id/news/iran-i47619-ketua_parlemen_iran_harapkan_perluasan_kerja_sama_dengan_cina
Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani menyatakan, mengingat Iran dan Cina memiliki banyak kepentingan kolektif, maka adalah penting agar politik strategis yang telah ditekankan oleh Presiden Cina empat tahun lalu, untuk segera direncanakan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 03, 2017 09:26 Asia/Jakarta
  • ekspor dan impor komoditi Iran-Cina
    ekspor dan impor komoditi Iran-Cina

Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani menyatakan, mengingat Iran dan Cina memiliki banyak kepentingan kolektif, maka adalah penting agar politik strategis yang telah ditekankan oleh Presiden Cina empat tahun lalu, untuk segera direncanakan.

Ali Larijani pada Sabtu (2/12/2017), dalam pertemuan dengan Chen Yuan, deputi konferensi penasehat politik Kongres Rakyat Cina di Tehran seraya mengatakan, sejarah kerja sama Cina dan Iran mencatat perjalanan panjang di mana kedua negara memiliki hubungan baik dan sekarang tersedia atmosfer yang lebih kondusif untuk perluasan kerja sama komprehensif.

Larijani

Ketua Parlemen Iran menegaskan, mengingat berbagai kerja sama di masa lalu antara Iran dan Cina, maka penting sekali agar kerja sama tersebut ditingkatkan.

Larijani menekankan, Iran siap memperluas kerja sama di bidang transportasi kereta api dan jalan, khususnya menyusul penekanan Presiden Cina untuk mengembangkan jalur sutera guna meningkatkan kerja sama dagang dan rel kereta api dari Timur ke Barat.

Pertemuan Larijani dengan delegasi Cina pimpinan Chen Yuan

Chen Yuan, deputi konferensi penasehat politik Kongres Rakyat Cina pada pertemuan itu mengatakan, Iran dan CIna memiliki hubungan persahabatan yang panjang dan Beijing menghormati budaya dan sejarah panjang Iran.

Pejabat Cina menjelaskan, Iran dan Cina memiliki banyak kepentingan kolektif dan Beijing ingin bekerjasama lebih luas di berbagai bidang perdagangan dan keuangan dengan Tehran.

Di bagian lain pernyataannya, Yuan mengatakan, pemimpin tim kerja reaktor air berat Arak adalah Amerika Serikat dan Cina, akan tetapi sangat disayangkan sekali Amerika Serikat mengubah sikapnya di hadapan kesepakatan nuklir di mana Cina menentang tegas sikap tersebut. Beijing akan melanjutkan kerja sama dengan negara-negara lain pada proyek reaktor air berat Arak. (MZ)