Jubir Kemlu Iran Reaksi Pernyataan Terbaru Presiden Perancis
https://parstoday.ir/id/news/iran-i47639-jubir_kemlu_iran_reaksi_pernyataan_terbaru_presiden_perancis
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, para negarawan Perancis harus menyusun hubungan Paris dengan Tehran dengan lebih matang dan jauh dari pemerasan politik dan proganda sejumlah negara.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Des 03, 2017 15:02 Asia/Jakarta
  • Bahram Ghasemi, Jubir Kemlu RII.
    Bahram Ghasemi, Jubir Kemlu RII.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, para negarawan Perancis harus menyusun hubungan Paris dengan Tehran dengan lebih matang dan jauh dari pemerasan politik dan proganda sejumlah negara.

Bahram Ghasemi mengungkapkan hal itu untuk merespon pernyataan anti-Iran yang dilontarkan Emmanuel Macron, Presiden Perancis.

"Pihak Perancis diharapkan menyusun lebih mendalam kerjasamanya dengan Republik Islam Iran dengan indah dan serba realistis," kata Ghasemi, Minggu (3/12/2017).

Ia menambahkan, Perancis dianggap sebagai mitra penting Eropa untuk Iran dan kedua negara memiliki kontak yang baik di sekor kerjasama ekonomi, budaya dan politik.

Ghasemi menuturkan, sejak dulu selalu ada masalah penting di bidang politik dan isu-isu regional dan internasional untuk didiskusikan antara Iran dan Perancis dan mengingat transformasi global dan adanya sejumlah persamaan, maka dialog tersebut hingga sekarang berlanjut di berbagai level.

"Konsultasi para pejabat kedua negara akan berpengaruh pada penciptaaan perdamaian dan stabilitas dunia dan kawasan," pungkasnya.

Emmanuel Macron, Presiden Perancis.

Jubir Kemlu Iran menegaskan, tidak diragukan lagi bahwa hari ini, Iran adalah negara yang paling stabil di kawasan dan melangkah ke arah perkembangan dan kemajuan.

Iran, lanjut Ghasemi, juga sebagai negara yang berada di barisan pertama dalam menumpas terorisme dan berperan besar dalam membantu menciptakan stabilitas regional. (RA)