Iran Tuntut Negara Muslim Putus Hubungan Diplomatik dengan Israel
https://parstoday.ir/id/news/iran-i48079-iran_tuntut_negara_muslim_putus_hubungan_diplomatik_dengan_israel
Anggota parlemen Republik Islam Iran menyatakan bahwa keputusan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang mengakui al-Quds al-Sharif sebagi ibukota rezim Zionis Israel merupakan alasan paling jelas bahwa rezim ini tidak memiliki identitas dan palsu.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Des 12, 2017 12:30 Asia/Jakarta
  • Parlemen RII.
    Parlemen RII.

Anggota parlemen Republik Islam Iran menyatakan bahwa keputusan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang mengakui al-Quds al-Sharif sebagi ibukota rezim Zionis Israel merupakan alasan paling jelas bahwa rezim ini tidak memiliki identitas dan palsu.

Seperti dilansir ICANA, 235 anggota Parlemen Iran dalam pernyataan mereka pada Selasa (12/12/2017) menegaskan kembali dukungannya kepada al-Quds.

"Baitul Maqdis (Masjid al-Aqsa) adalah Kiblat Pertama Umat Islam dan untuk semua umat Islam. AS dan rezim Zionis harus mengetahui bahwa umat Islam tidak akan tinggal diam atas kejahatan tersebut, dan Washington bertanggung jawab atas konsekuensi dari keputusan ini," tegas pernyataan tersebut..

Anggota Parlemen Iran juga menuntut negara-negara Muslim untuk secepatnya memutus hubungan diplomatik dengan rezim Zionis dan mengurangi interaksi ekonomi dengan AS seminimal mungkin.

Donald Trump, Presiden AS pada 6 Desember 2017 mengambil langkah sepihak dan mengumumkan bahwa al-Quds adalah ibukota rezim Israel. Ia juga menginstruksikan pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke al-Quds. (RA)