Larijani: Penumpasan Terorisme di Kawasan Belum Berakhir
https://parstoday.ir/id/news/iran-i48591-larijani_penumpasan_terorisme_di_kawasan_belum_berakhir
Ketua Parlemen Republik Islam Iran mengatakan, isu penumpasan terorisme di kawasan belum berakhir dan cara-cara penumpasan regional terhadap fenomena buruk ini akan dievaluasi dalam pertemuan di Pakistan.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Des 23, 2017 13:28 Asia/Jakarta
  • Ali Larijani, Ketua Parlemen RII.
    Ali Larijani, Ketua Parlemen RII.

Ketua Parlemen Republik Islam Iran mengatakan, isu penumpasan terorisme di kawasan belum berakhir dan cara-cara penumpasan regional terhadap fenomena buruk ini akan dievaluasi dalam pertemuan di Pakistan.

Ali Larijani mengungkapkan hal itu sebelum meninggalkan Tehran menuju Islamabad, ibukota Pakistan pada Sabtu (23/12/2017).

"Isu terorisme di kawasan belum berakhir meskipun kelompok teroris Daes (ISIS) telah hancur," kata Larijani sebelum meninggalkan Tehran, ibukota Iran untuk menghadiri pertemuan yang mengusung tema "tantangan melawan terorisme dan peran kerjasama regional."

Menurutnya, evaluasi mengenai peran kerjasama regional dalam menumpas terorisme adalah tujuan dari lawatannya ke Pakistan.

"Teroris Daesh bisa memulai aktivitasnya di negara-negara lain, oleh sebab itu, kepekaan negara-negara regional terhadap masalah ini adalah penting," ujarnya.

Larijani menjelaskan, penumpasan terorisme oleh kekuatan-kekuatan besar tidak seperti yang mereka klaim, oleh karena itu, perjuangan menumpas terorisme harus disandarkan pada negara-negara di kawasan.

Di bagian lain pernyatannya, Ketua Parlemen Iran menyinggung minat Rusia dan Pakistan serta sejumlah negara regional untuk menyelenggarakan pertemuan dengan tema "tantangan melawan terorisme dan peran kerjasama regional."

Larijani menuturkan, pendekatan negara-negara untuk menumpas terorisme di kawasan seperti di Irak dan Suriah serta negara-negara lain tidak banyak membantu dan negara-negara di kawasan lah yang membantu menyelesaikannya.

"Di sela-sela pertemuan ini akan dibahas mengenai kerjasama bilateral dan regional dengan sejumlah pejabat peserta dan para pejabat Pakistan dan peran parlemen negara-negara Muslim untuk menangani terorisme," pungkasnya.

Pertemuan bertema "tantangan melawan terorisme dan peran kerjasama regional" digelar atas inisiatif Majelis Nasional Pakistan.

Pertemuan ini akan digelar pada Minggu, 24 Desember 2017 dengan partisipasi para ketua parlemen dari Iran, Pakistan, Rusia, Afghanistan, Cina dan Turki. (RA)