Sidang PBB Soal Iran, Blunder Lain Donald Trump
-
Mohamd Javad Zarif dan Trump
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, menyebut pelaksanaan sidang Dewan Keamanan PBB terkait Iran sebagai blunder lain bagi pemerintahan Trump.
Dewan Keamanan bertemu pada Jumat (5/1/2018) malam atas tekanan Amerika Serikat untuk membahas insiden baru-baru ini di Iran. Demikian dilaporkan kantor berita IRIB.
Zarif di akun Twitter-nya pada Sabtu pagi menulis, "Dewan Keamanan PBB menolak upaya terang-terangan AS untuk membajak mandatnya. Blunder politik lain dalam kebijakan luar negeri bagi pemerintahan Trump."
Pada pertemuan tersebut, sebagian besar anggota Dewan Keamanan menentang AS dan tidak mengizinkan Washington memanfaatkan kesempatan ini untuk mencapai tujuannya, termasuk mendukung para perusuh di Iran.

Kairat Umarov, selaku ketua periodik Dewan Keamanan dari Kazakhstan, mengatakan kerusuhan baru-baru ini di Iran tidak terkait dengan keamanan regional atau internasional.
"Ini tidak sesuai dengan kapasitas Dewan Keamanan untuk menangani masalah tersebut," tegasnya.
Protes damai warga Iran terhadap kondisi ekonomi, terutama kenaikan harga, meningkatnya angka pengangguran, sulitnya lapangan kerja dan lemahnya pengawasan pemerintah, telah ditunggangi oleh sejumlah perusuh dan provokator.
Para pejabat AS, rezim Zionis Israel, Arab Saudi dan media-media asing, berusaha mengarahkan aksi damai ini ke arah kerusuhan, namun rakyat Iran dalam beberapa hari ini turun ke jalan-jalan untuk mengecam campur tangan asing dan menegaskan dukungan mereka kepada Revolusi Islam Iran. (RM)