Manuver "Mohammad Rasulullah Saw" Memasuki Hari Kedua
https://parstoday.ir/id/news/iran-i50331-manuver_mohammad_rasulullah_saw_memasuki_hari_kedua
Juru bicara Manuver Gabungan Militer Republik Islam Iran bersandi "Mohammad Rasulullah Saw" mengatakan, di hari kedua latihan militer ini, telah dilakukan operasi anti-kapal dan anti-udara (pesawat) oleh unit-unit kapal dengan koordinasi dan pemanfaatan sistem radar, penyadapan dan perang elektronik untuk menarget posisi musuh bayangan.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Jan 23, 2018 16:27 Asia/Jakarta
  • Manuver bersandi \
    Manuver bersandi \"Mohammad Rasulullah Saw.\"

Juru bicara Manuver Gabungan Militer Republik Islam Iran bersandi "Mohammad Rasulullah Saw" mengatakan, di hari kedua latihan militer ini, telah dilakukan operasi anti-kapal dan anti-udara (pesawat) oleh unit-unit kapal dengan koordinasi dan pemanfaatan sistem radar, penyadapan dan perang elektronik untuk menarget posisi musuh bayangan.

Laksamana Muda Mahmoud Mousavi mengatakan hal itu dalam pernyataannya pada Selasa (23/1/2018).

"Rudal Nasr (rudal anti-kapal) juga berhasil menghantam target-target yang telah diperkirakan," kata Mousavi.

Ia menambahkan, operasi penyapuan ranjau oleh unit-unit heliborne Angkatan Laut juga dilakukan secara audio-magnetik oleh helikopter.

Menurutnya, operasi pembersihan ranjau adalah operasi laut yang paling sulit, dimana dalam operasi ini, ranjau-ranjau harus dihancurkan sehingga kapal-kapal bisa bergerak maju.

Manuver bersandi Mohammad Rasulullah Saw.

Jubir Manuver Mohammad Rasulullah Saw menjelaskan, penggunaan sistem artileri rudal jarak dekat, menengah dan jarak jauh oleh unit-unit kapal merupakan tahap-tahap lain dari manuver di hari kedua ini.

Manuver Gabungan Militer Iran dimulai pada Senin dengan pembacaan sandi "Ya Rasulullah" oleh Laksamana Habibollah Sayyari, Wakil Komandan Koordinasi Militer Iran dari geladak kapal peluncur rudal, Falakhan di pantai selatan negara ini.

Laksamana Sayyari mengatakan, manuver ini melibatkan pasukan Angkatan Laut, Angkatan Udara, Angkatan Darat dan Pangkalan Pertahanan Udara Khatam al-Anbiya Militer Iran dan digelar selama dua hari di pantai Makran dan Laut Oman hingga di kisaran 15 derajat utara.

Ia lebih lanjut menyinggung bagian dari manuver yang dilaksanakan di perairan internasional.

"Manuver ini membawa pesan perdamaian dan persahabatan untuk negara-negara regional dan untuk meningkatkan kemampuan Republik Islam Iran guna menciptakan keamanan maritim dan garis transfer energi ke kawasan," pungkasnya. (RA)