Ghasemi: Inggris harus Tekan Saudi Hentikan Agresi ke Yaman
https://parstoday.ir/id/news/iran-i52993-ghasemi_inggris_harus_tekan_saudi_hentikan_agresi_ke_yaman
Juru bicara kementerian luar negari Iran mengatakan, Inggris dan negara-negara lain harus mengambil sebuah langkah yang bertanggung jawab untuk menekan para pejabat Arab Saudi agar menghentikan penumpahan darah di Yaman dan perluasan pemikiran terorisme serta agar tidak memperdagangkan kepentingan ekonomi mereka dengan perdamaian dan keamanan global.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 08, 2018 15:22 Asia/Jakarta
  • Jubir Kemlu RII Bahram Ghasemi.
    Jubir Kemlu RII Bahram Ghasemi.

Juru bicara kementerian luar negari Iran mengatakan, Inggris dan negara-negara lain harus mengambil sebuah langkah yang bertanggung jawab untuk menekan para pejabat Arab Saudi agar menghentikan penumpahan darah di Yaman dan perluasan pemikiran terorisme serta agar tidak memperdagangkan kepentingan ekonomi mereka dengan perdamaian dan keamanan global.

Bahram Ghasemi mengungkapkan hal itu untuk mereaksi pernyataan dan posisi anti-Iran yang dikeluarkan oleh para pejabat London dan Riyadh ketika Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman berkunjung ke Inggris.

 

Ia menambahkan, sebuah ironi dan lelucon yang menarik bahwa para pejabat Inggris mengeluarkan posisi anti-Iran ketika mereka bertemu dengan pejabat Arab Saudi, di mana para pejabat negara Arab ini adalah pelaku agresi ke Yaman dan penyebab munculnya tragedi kemanusiaan dan kejahatan perang di negara tersebut. Selama bertahun-tahun, Arab Saudi juga menjadi sumber paling utama ekstremisme dan pendukung terorisme serta pencipta perang di Timur Tengah dan dunia.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman

 

"Dukungan politik dan senjata Inggris dan sejumlah negara lainnya seperti Amerika Serikat kepada Arab Saudi adalah ancaman terhadap keamanan, perdamaian dan stabilitas bagi seluruh kawasan," tegasnya.

 

Ghasemi menjelaskan, posisi seirama Inggris dengan Arab Saudi menyebabkan tanggung jawab negara itu dalam pembentukan, peningkatan dan kelanjutan krisis di Asia Barat semakin berat dan akan mempersulit tercapainya perdamaian dan kerja sama di antara negara-negara di kawasan. (RA)