Saudi Lanjutkan Upaya Sia-Sia Merebut Pasar Iran
-
pemeran peralatan berat sektor perminyakan dan gas dalam pameran di Tehran
Direktur Urusan Internasional dan Perdagangan Kementerian Perminyakan Iran, Amir Hossein Zamaninia menyatakan "Amerika Serikat dan Arab Saudi berupaya sia-sia untuk merebut pasar minyak Iran."
Zaminia, Senin (7/5/2018) pada Pameran Internasional Minyak, Gas, Penyulingan dan Petrokimia ke-23 di Tehran, menyinggung persaingan tidak sehat Arab Saudi di ladang minyak dengan Iran, mengatakan bahwa para pejabat minyak Arab Saudi selalu berusaha merebut pasar minyak Iran dengan menawarkan berbagai diskon dan program, namun ekspor minyak Iran dalam beberapa bulan terakhir telah menunjukkan bahwa Arab Saudi belum berhasil dalam upayanya.
Ditambahkannya, meskipun disanksi selama empat dekade, Iran mampu mengembangkan mekanisme inovatif untuk penjualan minyaknya.
Menyinggung ekspor minyak Iran ke Rusia, Zamaninia menegaskan, hingga kini Rusia telah megimpor dua pengiriman minyak dari Iran dan tertarik untuk menerima lebih banyak minyak dari Iran.
Berbicara soal kehadiran Total di Iran, pejabat Kementerian Perminyakan Iran ini menadaskan, Republik Islam adalah negara yang stabil untuk investasi dalam proyek minyak dan gas, selain itu pertimbangan geostrategis sangat penting bagi perusahaan internasional.
Pameran Internasional Minyak, Gas, Penyulingan dan Petrokimia ke-23 dihadiri 600 perusahaan asing dari 37 negara dan 1.053 perusahaan Iran, dibuka di Tehran hari Ahad (6/5/2018) dan akan berlanjut hingga Rabu (9 Mei 2018).(MZ)