Zarif: Iran Menginginkan Hubungan terbaik dengan Pakistan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i61380-zarif_iran_menginginkan_hubungan_terbaik_dengan_pakistan
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif saat bertemu dengan Ketua Majelis Nasional Pakistan, Asad Qaiser mengatakan, Iran menghendaki hubungan terbaik dan kuat dengan Pakistan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 31, 2018 00:17 Asia/Jakarta
  • Zarif dan Asad Qaiser
    Zarif dan Asad Qaiser

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif saat bertemu dengan Ketua Majelis Nasional Pakistan, Asad Qaiser mengatakan, Iran menghendaki hubungan terbaik dan kuat dengan Pakistan.

Menurut laporan IRNA, Mohammad Javad Zarif Kamis (30/8) saat bertemu dengan Asad Qaiser seraya memuji langkah Pakistan dalam memerangi terorisme menandaskan, Iran menilai Pakistan sebagai mitra untuk menstabilkan perdamaian di kawasan.

 

Zarif berharap pemerintah baru Pakistan yang dipimpin Perdana Menteri Imran Khan memajukan hubungan persahabatan dan mendalam Iran-Pakistan.

Menlu Zarif

 

Sementara itu, Asad Qaiser di pertemuan ini mengatakan, Pakistan memiliki keyakinan kuat soal persatuan umat Islam dan terkait hal ini, memandang penting posisi Republik Islam Iran.

 

Pertemuan luar negeri pertama ketua baru Majelis Nasional Pakistan setelah pemilihan parlemen terbaru ini, kedua pihak menekankan perluasan kerja sama bilateral, regional dan internasional khususnya di sektor ekonomi, kerja sama antar parlemen termasuk pembentukan kelompok persahabatan parlemen Iran-Pakistan serta melawan kendala bersama seperti radikalisme dan terorisme.

 

Mohammad Javad Zarif Kamis (30/8) sore bersama rombongan tiba di Islamabad dalam rangka kunjungan dan berdialog dengan petinggi pemerintah baru Pakistan serta memperluas kerja sama kedua negara.

 

Zarif selama kunjungan dua harinya ke Pakistan akan bertemu dan berunding dengan Perdana Menteri Imran Khan.

 

Agenda lain Zarif selama di Pakistan adalah bertemu dengan ketua Senat, menlu, panglima angkatan bersenjata, menteri ekonomi dan keuangan negara ini. (MF)