Peran Penting Lembaga Pertahanan Sipil Iran
-
Pertemuan Rahbar dengan para pejabat Lembaga Pertahanan Sipil Iran.
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah Sayid Ali Khamenei dalam pertemuan dengan kepala dan pejabat Lembaga Pertahanan Sipil Iran, Minggu (28/10/2018) sore, menekankan pentingnya peran lembaga pertahanan sipil dalam menangkal ancaman baru musuh.
"Dalam menghadapi metode rumit serangan musuh, badan pertahanan sipil harus benar-benar kuat dan waspada, serta menangkal segala infiltrasi dengan tindakan, akurat, dengan cara terbaru, dan komprehensif," tambahnya.
Penekanan ini disampaikan di tengah meningkatnya serangan musuh terhadap sektor ekonomi Iran. Saat ini peran Lembaga Pertahanan Sipil Iran sangat penting untuk menangani ancaman ekonomi. Lembaga ini pada dasarnya memiliki kesiapan untuk menangkal setiap potensi ancaman di semua bidang.
Musuh sekarang telah mengubah haluan perang dari serangan keras ke perang lunak dan mereka memusatkan serangannya pada sektor ekonomi.
Seorang pengamat Iran, Ali Reza Ahmadabad menuturkan, "Ada tiga unsur yang perlu diperhatikan dalam pertahanan ekonomi. Pertama, memetakan titik lemah dan rentan ekonomi. Kedua, mengidentifikasi tindakan konfrontatif musuh. Dan ketiga, para pakar harus menyusun langkah-langkah dan sarana untuk menghadapi ancaman ini."
Jadi dalam perang ekonomi, lembaga pertahanan sipil dapat mengambil serangkaian langkah di bidang manajemen, perencanaan, penyusunan kebijakan, dan bidang implementasi.
Kepala Badan Pertahanan Sipil Iran, Brigadir Jenderal Gholamreza Jalali dalam jumpa pers hari Minggu di Tehran, mengatakan tugas lembaganya adalah mengidentifikasi, meminimalisir ancaman, dan melindungi infrastruktur dari ancaman.
Konsep perang dan pertahanan ekonomi harus benar-benar dipahami untuk meminimalisir ancaman. Faktanya, esensi dan zona ancaman telah bergeser dan untuk itu, instrumen untuk melawannya juga harus disesuaikan.
AS sedang melancarkan perang skala penuh ekonomi terhadap Iran dan menciptakan ancaman ekonomi sehingga dampaknya langsung mengenai masyarakat.
Jaringan televisi dan media Barat mengekspos secara besar-besaran masalah ekonomi sehingga menciptakan tantangan keamanan. Peristiwa yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir di pasar valuta asing dan devaluasi nilai mata uang Iran merupakan bagian dari skenario musuh dengan memanfaatkan kelemahan internal.
Oleh karena itu, Ayatullah Khamenei meminta pejabat di semua sektor untuk memperhatikan urgensitas pertahanan sipil.
"Jika para pemimpin lembaga negara tidak memahami pentingnya persoalan ini, dan pertahanan sipil tidak dikembangkan secara layak, maka Iran akan berada dalam ancaman yang mungkin dampaknya tidak bisa dipulihkan," tegas Rahbar. (RM)