Heidari: Militer Iran akan Luncurkan Prestasi Terbarunya
https://parstoday.ir/id/news/iran-i69333-heidari_militer_iran_akan_luncurkan_prestasi_terbarunya
Komandan Pasukan Angkatan Darat Militer Republik Islam Iran Brigadir Jenderal Kiumars Heidari mengatakan perangkat keras baru militer, termasuk kendaraan lapis baja, senjata anti-lapis baja, pesawat tanpa awak, dan peralatan perang elektronik akan segera diluncurkan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 16, 2019 12:33 Asia/Jakarta
  • Komandan Pasukan Angkatan Darat Militer Republik Islam Iran Brigje Kiumars Heidari
    Komandan Pasukan Angkatan Darat Militer Republik Islam Iran Brigje Kiumars Heidari

Komandan Pasukan Angkatan Darat Militer Republik Islam Iran Brigadir Jenderal Kiumars Heidari mengatakan perangkat keras baru militer, termasuk kendaraan lapis baja, senjata anti-lapis baja, pesawat tanpa awak, dan peralatan perang elektronik akan segera diluncurkan.

"Prestasi-prestasi baru ini akan dipamerkan selama parade militer hari Kamis menandai Hari Militer Republik Islam Iran," kata Heidari kepada wartawan di Tehran pada hari Senin (15/4/2019).

Dia menambahkan, pada parade militer ini, Pangkalan Pertahanan Udara Khatamul Anbiya juga akan menampilkan sistem pertahanan rudal S-300, rudal Sayyad-2 (Hunter II) berbahan bakar padat dan Sayyad-3 (Hunter III), radar jarak pendek dan jarak jauh dan sistem peperangan elektronik.

Komandan Pasukan AD Militer Iran lebih lanjut menuturkan, AD Militer Iran juga akan menggunakan pesawat tempur Saeqeh, Raad dan Azarakhsh, dan melakukan operasi pengisian bahan bakar udara pada manuver hari Kamis.

Menurutnya, Iran telah mencapai swasembada dalam teknologi yang dibutuhkan untuk memproduksi peralatan lapis baja, senjata anti-tank, artileri, drone, dan helikopter.

AD Militer Iran berencana menandatangani perjanjian dengan Kementerian Pertahanan untuk mendapatkan tank Karrar (Striker), yang merupakan tank buatan dalam negeri Iran yang juga salah satu tank paling kuat di dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah membuat terobosan besar di sektor pertahanan dan mencapai swasembada dalam memproduksi peralatan dan perangkat keras militer meskipun didera sanksi dan tekanan ekonomi.

Iran menegaskan bahwa kekuatan militernya tidak menimbulkan ancaman bagi negara-negara lain dan hanya dimaksudkan untuk mencegah potensi serangan musuh. Sebab, doktrin militer Republik Islam adalah pencegahan. (RA)