Ayatullah Khamenei Tekankan Penguatan Hubungan Iran-Pakistan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i69472-ayatullah_khamenei_tekankan_penguatan_hubungan_iran_pakistan
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei menganggap hubungan antara rakyat Iran-Pakistan adalah kuat dan sepenuh hati, dan menekankan bahwa hubungan kedua pihak harus ditingkatkan meski dimusuhi oleh pihak tertentu.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 23, 2019 06:27 Asia/Jakarta
  • Pertemuan Ayatullah Sayid Ali Khamenei dan PM Pakistan Imran Khan di Tehran.
    Pertemuan Ayatullah Sayid Ali Khamenei dan PM Pakistan Imran Khan di Tehran.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei menganggap hubungan antara rakyat Iran-Pakistan adalah kuat dan sepenuh hati, dan menekankan bahwa hubungan kedua pihak harus ditingkatkan meski dimusuhi oleh pihak tertentu.

Rahbar menyampaikan hal itu ketika menerima kunjungan Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan di Tehran, Senin sore (22 April 2019).

Ayatullah Khamanei menyebut isu keamanan di perbatasan Iran-Pakistan sebagai hal yang penting.

"Kelompok-kelompok teroris perusak keamanan di perbatasan, mendapat dukungan dana dan senjata dari musuh. Tindakan merusak keamanan ini bertujuan untuk melukai hubungan persahabatan antara kedua negara," ungkapnya.

Mengacu pada hubungan historis kedua negara, Rahbar menjelaskan bahwa puncak kemuliaan dan kejayaan Anak Benua India terjadi di era kekuasaan pemerintahan umat Islam, dan pukulan terbesar imperialis Inggris di kawasan penting ini adalah menghancurkan peradaban Islam yang gemilang.

Sambutan resmi Presiden Hassan Rouhani untuk PM Pakistan di Tehran.

Pada kesempatan itu, Rahbar berterimakasih atas bantuan pemerintah Pakistan terhadap korban banjir Iran dan berharap kunjungan Imran Khan akan bermanfaat dan konstruktif bagi kedua negara.

Sementara itu, Imran Khan mengatakan beberapa pihak tidak ingin hubungan antara Tehran dan Islamabad menguat.

Namun, lanjutnya, kami akan berusaha untuk memperkuat hubungan bilateral lebih dari sebelumnya dan kami akan terus menjalin kontak dengan Republik Islam Iran.

Dia menyatakan bahwa penjarahan terbesar kekayaan India terjadi selama era penjajahan Inggris di negara tersebut.

"Inggris telah menjarah semua kekayaan India, menghancurkan sistem pendidikannya dan menganggap India sebagai koloni mereka yang berharga," tambahnya. (RM)