Rouhani: Iran tak Pernah Ditolak Masyarakat Internasional
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, Iran tidak pernah mendapat penolakan dari masyarakat internasional.
Hassan Rouhani, Presiden Iran (30/1) dalam wawancara eksklusif dengan stasiun televisi France-24 mengatakatan bahwa dirinya pada tahun 2013 di Majelis Umum PBB mengusulkan dunia bersih dari kekerasan dan ekstremisme.
Rouhani menuturkan, Iran, sebelum maupun setelah kesepakatan nuklir, tidak pernah ditolak oleh masyarakat internasional.
Ia menambahkan, pada tahun 2013, petinggi negara-negara Eropa menentang penjatuhan sanksi atas Iran dan menegaskan bahwa cara ini, bukan cara yang benar.
Presiden Iran juga menyinggung situasi Suriah dan menunjukkan penentangannya atas intervensi asing di negara itu.
"Solusi krisis Suriah adalah politik dan perundingan," tegasnya.
Dalam wawancara itu, Rouhani juga mengecam serangan ke Kedutaan Besar Arab Saudi di Tehran dan mengatakan, para pelaku serangan itu sudah ditangkap dan lembaga peradilan Iran akan mengadili orang-orang itu.
Di saat yang sama, Rouhani menilai reaksi Saudi terkait langkah ini, tidak tepat.
"Iran tidak ingin memperluas ketegangan di kawasan, dan rakyat Saudi adalah tetangga dan saudara seagama Iran," katanya. (IRIB Indonesia/HS)