Falahatpisheh: Inggris tidak Jujur terhadap Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i70295-falahatpisheh_inggris_tidak_jujur_terhadap_iran
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Heshmatollah Falahatpisheh menjelaskan, statemen terbaru Deplu Inggris terkait bahwa Iran tidak aman bagi warga asing dan mereka yang berkewargenaraan ganda sebuah indikasi ketidakjujuran pemerintah London.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 19, 2019 07:33 Asia/Jakarta
  • Falahatpisheh
    Falahatpisheh

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Heshmatollah Falahatpisheh menjelaskan, statemen terbaru Deplu Inggris terkait bahwa Iran tidak aman bagi warga asing dan mereka yang berkewargenaraan ganda sebuah indikasi ketidakjujuran pemerintah London.

Seperti dilaporkan IRNA, Heshmatollah Falahatpisheh Sabtu (18/05) mengingatkan, Inggris dan sejumlah negara Barat lainnya senantiasa ingin menciptakan atmosfer anti Iran dan aksi politik anti Tehran.

 

Falahatpisheh menjelaskan bahwa petinggi Republik Islam Iran berulang kali menyatakan, kasih sayang Islam sebagai pondasi perlakuan terhadap warga asing dan kriminal berkewarganegaraan ganda. Lebih lanjut ia menyatakan, Iran senantiasa siap berinteraksi dengan negara lain terkait individu seperti ini dan selain itu, pengadilan Iran bertindak independen serta tidak ada politisasi di dalamnya.

 

Deplu Inggris baru-baru ini dalam statemennya merekomendasikan mereka yang berkewarganegaraan Iran-Inggris untuk tidak berkunjung ke Republik Islam Iran.

 

Duta besar Iran untuk London, Hamid Baeidinejad hari Jumat saat merespon statemen Deplu Inggris menyatakan, setiap hari ribuan warga Iran berkewarganegaraan ganda dan warga Iran yang bekerja di Inggris selamat saat berkunjung ke Iran.

 

Hari Senin lalu juru bicara Mahkamah Agung Iran mengkonfirmasikan vonis terhadap seorang mata-mata berkewarganegaraan ganda yang berusaha menembus sejumlah sektor Iran dengan kedok aktivitas budaya.

Nazanin Zaghari

Sementara itu, Nazanin Zaghari, berkewarganegaraan Iran-Inggris dan manajer proyek di perusahaan media Thomson Reuters ditangkap di Iran 3 April 2016.

 

Nazanin Zaghari terlibat dalam proyek asing dan rencana serta proyek media dan cyber dengan agenda penggulingan lunak pemerintah Republik Islam.

 

Nazanin divonis hukuman lima tahun penjara oleh pengadilan Iran. Saat ini ia tengah menjalani masa hukuman.

 

Petinggi dan media Inggris selama beberapa bulan terakhir mengerahkan segenap upayanya untuk mendukung agen berkewarganegaraan ganda dengan harapan mampu menekan Republik Islam.