Araqchi: Sanksi Ekonomi AS Bidik Keamanan Regional
-
Abbas Araqchi
Asisten menlu Iran bidang politik, Sayid Abbas Araqchi Selasa malam (11/06) saat bertemu dengan Zainul Abidin Rasheed, utusan khusus menlu Singapura di Tehran menjelaskan, sanksi ekonomi Amerika Serikat terhadap Republik Islam Iran menarget keamanan seluruh kawasan.
Menurut laporan IRNA, Sayid Abbas Araqchi di pertemuan ini mengungkapkan, AS terlibat dalam perang ekonomi dengan Iran dan ini adalah akar eskalasi tensi di kawasan.
Deputi menlu Iran ini seraya menjelaskan bahwa keamana di kawasan sebuah wacana yang saling terkait dan tidak dapat dipisahkan mengingatkan, tanpa gencatan senjata di perang ekonomi, tidak mungkin diharapkan stabilitas dan keamanan di kawasan.
Sayid Abbas Araqchi menambahkan, satu-satunya masalah di kawasan Asia Barat yang berhasil diselesaikan melalui perundingan dan jalur diplomasi adalah isu nuklir Iran di mana AS dengan alasan tak masuk akan dan sulit dipahami telah keluar dari perjanjian ini.
Sementara itu, utusan menlu Singapura di pertemuan ini seraya mengisyaratkan represi sanksi terhadap seluruh negara menegaskan dukungan negaranya terhadap JCPOA dan berharap tensi di kawasan menurun.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump Selasa (08 Mei 2018) secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA mengumumkan negaranya keluar dari perjanjian nuklir dengan Iran dan kemudian memulihkan sanksi ilegal terhadap Tehran.
Langkah Trump tersebut menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. (MF)