IRGC: Penembakan Drone AS dan Penahanan Kapal Inggris Bukti Kekuatan Iran
-
Ramazan Sharif, jubir IRGC
Juru bicara Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Brigjen Ramazan Sharif mengatakan, penembakan drone Amerika Serikat di zona udara Iran dan penahanan kapal tanker Inggris yang bersalah di Selat Hormuz bukti dari kekuatan Republik Islam Iran.
"Ketika drone AS yang memasuki zona udara Iran ditembak jatuh oleh angkatan udara IRGC, lebih dari 20 juta netizen di dunia maya mengumumkan dukungan mereka atas langkah berani Sepah Pasdaran," papar Ramazan Sharif hari Rabu (24/07) di kota Mashhad.
Drone mata-mata AS Global Hawk pada 20 Juni setelah melanggar zona udara Iran ditembak jatuh oleh angkatan udara IRGC. Sementara itu, angkatan laut IRGC pada 19 Juli lalu menahan sebuah kapal tanker minyak Inggris karena menabrak kapal nelayan Iran, mematikan sistem GPS dan membuang limbah minyak ke laut.
"Republik Islam Iran menembak jatu drone tercanggih AS yang memasuki zona udara Iran, sementara tidak ada negara yang berani melakukan langkah seperti ini terhadap Amerika Serikat," papar Ramazan Sharif.
Jubir IRGC menilai pelabelan teroris terhadap IRGC oleh presiden AS sebagai puncak kebingungan dan ketidakmampuan Amerika dalam menghadapi lembaga anti teroris ini.
"Dewasa ini bangsa Iran dengan pemahaman detail mereka atas konspirasi musuh, mendukung Sepah Pasdaran dan langkah tegasnya melawan para agresor," tegas Ramazan Sharif. (MF)