Iran Kritik Ketidakmampun Dewan Keamanan Dihadapan Israel
-
Eshaq al Habib
Wakil tetap Republik Islam Iran di PBB menuding masyarakat internasional tidak mampu menghadapi arogansi dan kebijakan ekspansif rezim Zionis Israel di wilayah Palestina dan kawasan.
IRNA melaporkan, Eshaq Al Habib Senin (28/10) di sidang Dewan Keamanan dengan tema perdamaian dan keamanan Timur Tengah serta isu Palestina, mewakili Gerakan Non Blok dan OKI menambahkan, dewan ini telah mengeluarkan resolusi sekitar 2500 buah dan 365 di antaranya secara parsial atau umum berkaitan dengan isu Palestina, namun tidak ada satupun yang dilaksanakan.
Wakil Iran di PBB menambahkan, Israel dengan kekebalan penuh dan dukungan sejumlah negara Barat tetap melanjutkan aksi-aksi sadis dan kebijakan ilegalnya.
Al Habib menilai pelanggaran Israel ke negara tetangga, berlanjutnya pendudukan wilayah Palestina, Lebanon dan Suriah sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional. “Rezim ini terus melanjutkan kebijakan ekspansifnya dengan membangun distrik zionis lebih banyak di bumi pendudukan,” tambah Al Habib.
Lebih lanjut Al Habib mengisyaratkan beragam senjata pemusnah massal Israel dan mengatakan, rezim ini menolak perjanjian yang berkaitan dengan nuklir dan dengan congkak mengancam akan menghancurkan salah satu negara kawasan dengan senjata nuklirnya.
Al Habib menambahkan, pasukan Israel melanjutkan pembantaian sadis terhadap rakyat tak berdosa Palestina.
Berdasarkan laporan WHO, di tahun 2018 saja Israel membantai 299 warga Palestina dan menciderai lebih dari 31 ribu lainnya. Mayoritas korban adalah peserta pawai akbar dan damai Hak Kepulangan di Jalur Gaza.
Ia mengatakan, Dewan Keamanan PBB harus waspada terhadap proses berbahaya ini dan menjalankan tanggung jawabnya untuk mencegah kejahatan dan bahaya Israel. (MF)