Iran Tolak Usulan Inggris, Ganti JCPOA dengan Kesepakatan Trump
-
Baeidinejad
Duta besar Republik Islam Iran di London, Hamid Baeidinejad menolak usulan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson untuk mengganti JCPOA dengan kesepakatan Trump.
Hamid Baeidinejad Rabu (15/01) malam dalam wawancaranya dengan kanal 4 televisi Inggris mengatakan, JCPOA sampai saat ini masih eksis dan troika Eropa anggota kesepakatan ini bersikeras menyelesaikan friksinya melalui diplomasi.
Dubes Iran di London seraya mengisyaratkan komisi bersama JCPOA mengingatkan, dalam koridor sidang komisi ini dapat dibahas kesepakatan ini dan bagaimana pihak Eropa akan menjalankan komitmennya.
"Langkah Iran untuk menurunkan komitmen JCPOAnya bukan untuk menghancurkan kesepakatan ini, dan Iran masih tetap membuka pintu diplomasi," tegas Baeidinejad.
Dubes Iran di London kepada pihak Eropa di JCPOA menekankan, keanggotaan di JCPOA tanpa komitmen tidak mungkin dan tidak akan langgeng.
Inggris, Jerman dan Perancis tanpa mengindahkan ketidakmampuannya dalam menjalankan komitmen JCPOAnya pasca keluarnya AS dari kesepakatna ini menyatakan telah mengaktifkan mekanisme penyelesaian sengketa di JCPOA setelah Iran menurunkan komitmennya di kesepakatan nuklir ini.
Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif Rabu malam seraya mengisyaratkan tidak komitmennya Eropa terhadap JCPOA menekankan, masa depan kesepakatan nuklir ini tidak tergantung pada Iran, tapi troika Eropa. (MF)