Keamanan Teluk Persia Menurut Perspektif Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i81815-keamanan_teluk_persia_menurut_perspektif_iran
Jika kawasan Teluk Persia aman, maka seluruh negara kawasan juga akan merasa aman, namun jika Teluk ini kacau, maka seluruh negara kawasan juga bakal terkena imbasnya.
(last modified 2026-03-23T08:36:34+00:00 )
May 30, 2020 11:06 Asia/Jakarta

Jika kawasan Teluk Persia aman, maka seluruh negara kawasan juga akan merasa aman, namun jika Teluk ini kacau, maka seluruh negara kawasan juga bakal terkena imbasnya.

Menhan Iran, Amir Hatami selama meninjau fase terakhir produksi kapal perusak Dena dan kapal penyapu ranjau Saba di Bandar Abbas menambahkan, negara-negara Teluk Persia bertanggung jawab menjamin keamanan di kawasan serta sebuah kesalahan strategis jika mereka mengijinkan Amerika masuk ke kawasan ini.

Menhan Iran Amir Hatami

Kebijakan Iran terkait keamanan dikawasan bertumpu pada doktrin keamanan kolektif. Dengan demikian, Iran menilai instabilitas di kawasan merugikan seluruh negara regional. Dalam hal ini, keamanan di Teluk Persia juga tidak terkecuali.

Strategi Iran untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas di kawasan itu beragam.  Straregi ini dapat dianalisa di dua level.

Pertama mencakup strategi keamanan untuk melawan ancaman langsung terhadap keamanan nasional. Di bidang ini, doktrin militer Iran bertumpu pada sisi defensif dan menghapus ancaman dari perbatasan.

Level kedua di bidang strategi keamanan Iran adalah penekanan terhadap konvergensi regional.

Dua strategi ini masing-masing mengharuskan pembentukan kawasan yang aman berdasarkan pemahaman bersama atas kepentingan kolektif yang bukan saja penting bagi keamanan Teluk Persia, tapi juga bagi seluruh dunia.

Republik Islam Iran dalam menyikapi ancaman baik itu perang dan terorisme serta instabilitas maritim, menghendaki kerja sama dan partisipasi seluruh negara kawasa di rencana keamanan bersama. Iran juga menentang keras unilateralisme di mana sebuah negara melalui represi kepada pihak lain ingin menunjukkan hegemoninya.

Angkatan laut Republik Islam Iran dengan tegas menjaga keamanan Teluk Persia dan dengan spirit tinggi, siap melawan setiap ancaman. AL Iran juga telah menunjukkan kemampuannya di bidang peningkatan keamanan perairan di wilayah dalam negeri, maupun di luar perbatasan negara ini.

Hossein Salami

Mayjen. Hossein Salami, komandan IRGC hari Kamis (28/05/2020) di acara penyerahan 100 kapal cepat kepada angkatan laut IRGC di Bandar Abbas seraya menekankan bahwa Iran ingin mengembangkan domain kekuatan defensifnya hingga wilayah yang jauh menjelaskan, "Angkatan laut IRGC hari ini memiliki misi untuk memperluas domain kekuatan efektif defensif laut Revolusi dan pemerintah hingga mencapai pertahanan yang kredibel untuk kemerdekaan dan integritas teritorial, perlindungan kepentingan maritim, dan pengejaran dan penghancuran musuh di kejauhan."

Kehadiran armada laut Iran di empat rute ekonomi dunia di utara Samudra Hindia dan misi maritim di Samudra Atlantik menunjukkan kemampuannya di sektor maritim. Urgensitas kapasitas ini tercantum dalam doktrin defensif Iran untuk mencegah terjadinya perang.

Pengalaman hampir satu abad menunjukkan bahwa pihak asing dengan alasan mengamankan Teluk Persia senantiasa menjadi pemicu instabilitas dan krisis di kawasan ini. Mereka melalui Iranphobia dan menciptakan krisis di kawasan Teluk Persia serta menciptakan ketergantungan keamanan bagi negara-negara kawasan, berencana menjual miliaran dolar senjata dan menjaga pangkalan mereka di kawasan.

Republik Islam Iran tidak pernah menjadi pemicu perang di kawasan atau di luar kawasan, namun jika diancam atau dilanggar, maka Iran akan membela keamanannya dengan tegas. (MF)