Presiden Iran: AS Sedang Mengancam IAEA dan Dewan Keamanan PBB
https://parstoday.ir/id/news/iran-i82326-presiden_iran_as_sedang_mengancam_iaea_dan_dewan_keamanan_pbb
Presiden Iran Hassan Rouhani menganggap berakhirnya embargo senjata terhadap Tehran sebagai salah satu pencapaian perjanjian nuklir JCPOA.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 15, 2020 06:36 Asia/Jakarta
  • Presiden Hassan Rouhani.
    Presiden Hassan Rouhani.

Presiden Iran Hassan Rouhani menganggap berakhirnya embargo senjata terhadap Tehran sebagai salah satu pencapaian perjanjian nuklir JCPOA.

“Pemerintah AS sedang mengancam Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan Dewan Keamanan PBB,” ujarnya dalam rapat kabinet di Tehran, Ahad (14/6/2020).

Amerika, lanjut Rouhani, melakukan tindakan destruktif dengan memaksakan pengaruhnya terhadap IAEA. Negara-negara lain mengetahui bagaimana reaksi Tehran jika Washington merusak pencapaian perjanjian nuklir.

Dia berharap agar semua negara anggota Dewan Keamanan PBB dan Dewan Gubernur IAEA sepenuhnya menyadari akan konspirasi AS dalam masalah ini.

Mengacu pada permintaan pinjaman Iran kepada Dana Moneter Internasional (IMF), Rouhani menegaskan IMF harus melawan tekanan Amerika dan memenuhi kewajibannya.

AS telah meningkatkan upayanya untuk mencegah penghapusan embargo senjata PBB terhadap Republik Islam yang akan berakhir pada 18 Oktober 2020 berdasarkan resolusi 2231 Dewan Keamanan.

Washington masih mengklaim dirinya sebagai salah satu anggota JCPOA meskipun telah menarik diri dari perjanjian ini pada 8 Mei 2018. Dengan klaim ini, AS berniat memanfaatkan mekanisme yang tertuang dalam JCPOA termasuk mekanisme snapback (sanksi kembali secara otomatis). (RM)