Iran Peringatkan Pelemahan Kerja Sama Tehran dan IAEA
https://parstoday.ir/id/news/iran-i82366-iran_peringatkan_pelemahan_kerja_sama_tehran_dan_iaea
Wakil tetap Republik Islam Iran di organisasi internasional di Wina memperingatkan, segala bentuk keputusan politik dengan menyalahgunakan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan melemahkan kerja sama Iran dengan lembaga ini.
(last modified 2026-04-20T10:59:39+00:00 )
Jun 16, 2020 09:43 Asia/Jakarta
  • Kazem Gharib-Abadi
    Kazem Gharib-Abadi

Wakil tetap Republik Islam Iran di organisasi internasional di Wina memperingatkan, segala bentuk keputusan politik dengan menyalahgunakan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA) akan melemahkan kerja sama Iran dengan lembaga ini.

Kazem Gharib-Abadi saat diwawancarai wartawan seraya mengisyaratkan langkah trioka Eropa untuk meratifikasi resolusi di Dewan Gubernur untuk meminta akses IAEA ke dua situs nuklir Iran yang mereka target mengatakan, ketika Iran secara luas dan konstruktif bekerja sama dengan IAEA, pengguliran resolusi dengan tujuan meminta Iran bekerja sama, sebuah langkah yang sangat disayangkan dan sepenuhnya tidak konstruktif.

Iran-IAEA

Wakil tetap Iran di organisasi internasional di Wina meminta anggota Dewan Gubernur dengan bijak dan cerdas, menghindari langkah politik dan tergesa-gesa sehingga berlanjutnya kerja sama konstruktif Iran dengan IAEA akan tetap terjaga.

"Jika resolusi anti Iran yang mengadopsi tujuan AS secara mencolok ini diratifikasi, maka Republik Islam Iran akan terpaksa mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghadapinya di mana tanggung jawabnya berada di pundak pendiri pendekatan politik dan destruktif seperti ini," papar Gharib-Abadi.

Gharib-Abadi seraya mengkritik berlanjutnya sikap trioka Eropa yang tidak menjalankan komitmennya di Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), merekomendasikan ketiga negara ini jika mereka tidak mampu menyelamatkan JCPA, maka setidaknya mereka tidak membuat kondisi semakin rumit dan sulit.

Dewan Gubernur IAEA Senin (15/6/2020) di sidang virtualnya melalui sebuah resolusi yang drafnya diajukan tiga negara Eropa Inggris, Perancis dan Jerman, menuntut kerja sama penuh Iran dengan penyidikan lembaga ini.

Dirjen IAEA Rafael Grossi saat jumpa pers juga merilis klaim anti Iran dan mengklaim Tehran menolak memberi ijin akses ke dua situs nuklirnya. (MF)