Ladang Bunga Matahari di Aleshtar
-
Ladang Bunga Matahari di Aleshtar.
Bunga Matahari tumbuh subur di ladang di Aleshtar, Kabupaten Selseleh, Provinsi Loresntan, Republik Islam Iran.
Bunga Matahari merupakan tanaman tahunan yang tumbuh hingga tiga meter dan bunganya berukuran besar dan sangat indah dengan diameter mencapai 35 cm. Keindahan bunga tersebut menarik perhatian setiap yang melihatnya.
Bunga Matahari atau Helianthus Annus L terkenal menghasilkan cemilan berupa biji kuaci. Tanaman ini dikenal dengan bunga Matahari karena tumbuh ke arah matahari dan sebaliknya, pada malam hari, bunga ini akan tertunduk ke bawah.
Tanaman ini akan maksimal pertumbuhannya pada pH 6.5 – 7.5, suhu pertumbuhan yang optimal berkisar antara 22°C – 30°C, dan cahaya matahari penuh.Tanaman ini mampu tumbuh hingga 1-3 meter tergantung varietas, selain itu bunganya memiliki batang yang tebal dan kuat. Pertumbuhan tanaman bunga ini relatif cepat, dan tergolong ke dalam tanaman tahunan.
Ada empat kelompok budidaya dalam bunga matahari yang dapat dibedakan berdasarkan kegunaannya. Kelompok penghasil minyak, digunakan minyak bijinya saja. Kelompok ini mempunyai cangkang biji yang sangat tipis. Kandungan minyaknya sekitar 48%- 52%. Untuk mendapatkan satu liter minyak maka diperlukan biji dari kira-kira 60 tandan bunga majemuk.
Kelompok pakan ternak, akan dipanen daunnya sebagai pupuk hijau atau pakan. Kelompok tanaman hias, yang mempunyai warna kelopak yang bervariasi dan juga mempunyai banyak cabang berbunga, dan terakhir, kelompok kuaci, yaitu untuk dipanen bijinya saja sebagai bahan pangan.
Dalam penyerbukan, bunga Matahari memanfaatkan polinator lebah madu untuk terjadinya proses pembuahan putik (bunga betina) oleh benangsari (bunga jantan) dan mengahasilkan biji dan benih berkualitas.
Varietas bunga Matahari sangat beragam dan memiliki ciri khas masing-masing. Sebanyak 67 spesies tanaman bunga Matahari telah diketahui, dan hanya 417 jenis spesies yang dikembangkan sebagai tanaman hias. (RA)