Mengkhawatirkan, Eskalasi Kekerasan Remaja Inggris atas Orang Tua
https://parstoday.ir/id/news/world-i183388-mengkhawatirkan_eskalasi_kekerasan_remaja_inggris_atas_orang_tua
Pars Today - Angka terbaru dari kepolisian Inggris menunjukkan lonjakan kasus kekerasan terhadap orang tua oleh remaja yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam dekade terakhir. Sebuah tren yang dinilai para ahli sebagai tanda meningkatnya tekanan ekonomi, melemahnya layanan dukungan, dan konsekuensi jangka panjang dari krisis biaya hidup di negara ini.
(last modified 2026-02-03T18:32:04+00:00 )
Jan 01, 2026 23:15 Asia/Jakarta
  • Anak muda Inggris
    Anak muda Inggris

Pars Today - Angka terbaru dari kepolisian Inggris menunjukkan lonjakan kasus kekerasan terhadap orang tua oleh remaja yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam dekade terakhir. Sebuah tren yang dinilai para ahli sebagai tanda meningkatnya tekanan ekonomi, melemahnya layanan dukungan, dan konsekuensi jangka panjang dari krisis biaya hidup di negara ini.

Data yang dirilis oleh Kepolisian Metropolitan London menunjukkan bahwa kekerasan anak terhadap orang tua telah menjadi salah satu tantangan sosial yang berkembang di Inggris.

Menurut statistik ini, jumlah kasus yang terdaftar telah meningkat dari sekitar 1.886 kasus pada tahun 2015 menjadi lebih dari 3.000 kasus dalam 10 bulan pertama tahun 2025. Angka yang menurut para analis hanyalah bagian yang terlihat dari fenomena yang tersembunyi.

Kasus-kasus ini melibatkan remaja berusia 10 hingga 17 tahun yang telah menyerang ayah, ibu, atau orang tua tiri mereka, jenis kekerasan dalam rumah tangga yang seringkali tidak dilaporkan karena takut akan penilaian sosial keluarga.

Para ahli percaya bahwa peningkatan kasus yang tercatat disebabkan oleh pertumbuhan kekerasan yang nyata dan juga akibat meningkatnya kesadaran dan kemauan orang tua untuk melaporkan perilaku itu.

Tinjauan tren menunjukkan bahwa sejak paruh kedua dekade terakhir, fenomena ini secara bertahap meningkat dan mengalami lonjakan signifikan selama pandemi COVID-19. Penutupan sekolah, isolasi sosial, dan gangguan layanan dukungan telah meningkatkan stres psikologis remaja dan orang tua serta memindahkan banyak ketegangan ke lingkungan rumah. Sebuah tren yang dampaknya terus berlanjut.

Aktivis sosial menganggap krisis biaya hidup sebagai faktor penentu dalam perkembangan ini. Kenaikan harga, ketidakamanan pekerjaan, dan berkurangnya kemampuan finansial keluarga telah memperdalam kesenjangan antara harapan remaja dan kemampuan orang tua untuk merespons.

Pada saat yang sama, kebijakan penghematan dan pembatasan layanan kesehatan mental dan dukungan sosial telah mengurangi kemungkinan intervensi dini.

Secara keseluruhan, apa yang ditunjukkan oleh statistik kepolisian dan analisis lembaga sosial adalah bahwa kekerasan remaja terhadap orang tua di Inggris bukan hanya krisis keluarga, tetapi lebih merupakan cerminan tekanan ekonomi dan sosial struktural yang, jika berlanjut, dapat semakin merusak keamanan dalam keluarga.(sl)