Tenda Pengungsi Diserang Zionis, 7 Warga Palestina Gugur
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i185022-tenda_pengungsi_diserang_zionis_7_warga_palestina_gugur
Pars Today - Tujuh warga Palestina, termasuk anak-anak, gugur syahid akibat serangan artileri dan bombardir terhadap tenda-tenda pengungsi di timur Kota Gaza dan Khan Yunis di selatan wilayah ini oleh tentara Zionis Israel.
(last modified 2026-02-04T08:19:38+00:00 )
Feb 04, 2026 15:15 Asia/Jakarta
  • Tenda pengungsi
    Tenda pengungsi

Pars Today - Tujuh warga Palestina, termasuk anak-anak, gugur syahid akibat serangan artileri dan bombardir terhadap tenda-tenda pengungsi di timur Kota Gaza dan Khan Yunis di selatan wilayah ini oleh tentara Zionis Israel.

Menurut laporan IRNA pada Rabu (04/02/2026) pagi mengutip media Palestina, empat warga Palestina, termasuk seorang gadis, gugur setelah rezim Israel menyerang tenda-tenda pengungsi di daerah Zaytun di tenggara Kota Gaza.

Selain itu, dalam serangan lain terhadap tenda-tenda pengungsi di daerah Qizan Rashwan di selatan Khan Yunis, tiga warga Palestina, termasuk seorang anak, gugur syahid.

Sebelumnya, artileri tentara Israel telah menembaki daerah-daerah ini dan beberapa daerah sekitarnya, yang menggugursyahidkan sejumlah warga Palestina.

Di daerah timur Kota Gaza, artileri tentara Israel juga menargetkan rumah-rumah di Jalan Jaffa di lingkungan Tuffah dan di daerah sekitar rumah sakit di timur Kota Gaza.

Drone-drone tentara Israel juga membombardir daerah-daerah ini secara besar-besaran dengan senapan mesin mereka, sementara pada saat yang sama, jet tempur dan pesawat pengintai Israel berpatroli di langit daerah tersebut pada ketinggian yang sangat rendah.

Kantor Informasi Negara di Jalur Gaza mengumumkan bahwa hingga akhir Januari tahun ini, mereka telah mendokumentasikan lebih dari 1.450 pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh rezim Israel.

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa pelanggaran-pelanggaran oleh tentara Israel ini mengakibatkan gugurnya 532 warga Palestina dan cedera sekitar 1.500 lainnya di Gaza.

Pada tanggal 7 Oktober 2023, rezim Zionis melancarkan perang terhadap Jalur Gaza dengan dua tujuan utama: menghancurkan gerakan Hamas dan mengembalikan tawanan Zionis dari wilayah ini, tetapi gagal mencapai tujuan-tujuan itu dan terpaksa mencapai kesepakatan dengan gerakan Hamas untuk pertukaran tahanan.

Agresi Israel terhadap Jalur Gaza, dengan dukungan Amerika Serikat, selain genosida terhadap warga Palestina, telah meninggalkan kehancuran yang meluas yang menyebabkan hancurnya 90 persen infrastruktur Jalur Gaza, dan PBB memperkirakan biaya pembangunan kembali kerusakan ini sekitar $70 miliar.(sl)