Mayjen Mousavi: Doktrin Angkatan Bersenjata Iran Berubah Menjadi Pendekatan Ofensif
https://parstoday.ir/id/news/world-i184964-mayjen_mousavi_doktrin_angkatan_bersenjata_iran_berubah_menjadi_pendekatan_ofensif
Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran mengatakan, “Darah yang belum terbalas dari perang 12 hari masih menunggu; kesalahan sekecil apa pun membuka jalan bagi tindakan kami”
(last modified 2026-02-03T05:49:15+00:00 )
Feb 03, 2026 15:36 Asia/Jakarta
  • Mayjen Mousavi: Doktrin Angkatan Bersenjata Iran Berubah Menjadi Pendekatan Ofensif

Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran mengatakan, “Darah yang belum terbalas dari perang 12 hari masih menunggu; kesalahan sekecil apa pun membuka jalan bagi tindakan kami”

Mayor Jenderal Seyed Abdulrahim Mousavi, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, pada hari Senin menyinggung ketahanan rakyat Iran dalam menghadapi agresi Amerika Serikat dan mengatakan:

Rakyat Iran, menghadapi kesombongan dan agresi Amerika, dari masa lalu hingga kini tetap teguh berdiri dan memaksa musuh mengalami kekalahan demi kekalahan.

Menurut laporan Pars Today, ia menambahkan: Selama 47 tahun terakhir, rakyat Iran telah berulang kali membuktikan bahwa Iran tidak bisa ditelan begitu saja, dan pada akhirnya, mereka yang keras kepala dan tidak belajar dari pengalaman akan terhenti.

Mayor Jenderal Mousavi menegaskan bahwa setelah perang 12 hari yang dipaksakan dan kelanjutan tindakan licik Amerika–Israel, Iran meninjau kembali doktrin pertahanannya dan mengubahnya menjadi doktrin ofensif Angkatan Bersenjata, yang berbasis pada operasi kilat dan jangkauan luas, dengan strategi militer asimetris dan menghancurkan. Berdasarkan ini, tindakan Iran akan cepat, tegas, dan jauh dari perhitungan Amerika.

 

PBB: Israel harus mengakhiri penjajahan

Berita lain, Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB untuk Hak Asasi Manusia di Wilayah Pendudukan Palestina, mengatakan bahwa rezim Israel harus mengakhiri pendudukan wilayah Palestina. Ia menambahkan:

Israel tidak memiliki hak untuk mencegah siapa pun memasuki tanah Palestina yang mereka duduki secara ilegal.

Albanese menanggapi keputusan Israel untuk menghentikan kegiatan organisasi Dokter Tanpa Batas di Jalur Gaza dan menetapkan batas waktu bagi anggota organisasi tersebut untuk meninggalkan wilayah itu:

Menyerah pada diktat penjajah ilegal tidaklah cukup. Menurut saya, saatnya menegakkan keadilan telah tiba.

 

Pejabat Rusia: Batas waktu AS untuk memperpanjang START Baru hampir habis

Dari hubungan Moskow–Washington, Kirill Dmitriev, Utusan Khusus Presiden dan CEO Russian Direct Investment Fund (RDIF), menulis di akun X-nya:

Waktu bagi Washington untuk menyetujui perpanjangan START Baru — perjanjian kontrol senjata nuklir terakhir antara Amerika Serikat dan Rusia — hampir habis.

 

Penyalahgunaan aset Eropa oleh AS

Di sisi lain, Jean-Noël Barrot, Menteri Luar Negeri Prancis, pada hari Senin mengatakan bahwa banyak prinsip dasar Uni Eropa telah goyah, dan langkah-langkah berani perlu diambil. Ia mengkritik penyalahgunaan aset strategis negara-negara Eropa oleh Amerika Serikat dan menambahkan:

Tatanan dunia cepat merosot, dan kemerdekaan Prancis serta Uni Eropa berada dalam bahaya.

Lima universitas kedokteran Iran masuk peringkat terbaik Times

Peringkat terbaru Times Higher Education (THE) untuk bidang kedokteran dan ilmu kesehatan tahun 2026 telah diterbitkan. Lima universitas Iran yang masuk daftar tersebut adalah: Universitas Ilmu Kedokteran Tehran, Universitas Ilmu Kedokteran Kermanshah, Universitas Ilmu Kedokteran Shahid Beheshti, Universitas Ilmu Kedokteran Tabriz dan Universitas Tarbiat Modares.

Dalam peringkat ini, 1.230 universitas dari 102 negara dievaluasi, dengan 18 indikator global yang ketat dan valid, disesuaikan khusus untuk bidang kedokteran dan ilmu kesehatan.(PH)