Berita Koridor
Armenia dan Republik Azerbaijan sepakat Mengenai Transit Gas Alam dan Bitumen
-
enteri Ekonomi Armenia, Gevorg Papoyan
Pars Today – Armenia dan Republik Azerbaijan mencapai kesepakatan mengenai transit gas alam cair (LNG) dan bitumen alami melalui wilayah Republik Azerbaijan.
Menurut laporan IRNA, Menteri Ekonomi Armenia, Gevorg Papoyan, mengumumkan bahwa sebuah perjanjian dengan Republik Azerbaijan telah dicapai untuk pengangkutan gas cair dan bitumen alami melalui jalur kereta api. Dengan demikian, para pedagang Armenia kini dapat memanfaatkan peluang tersebut.
Kesepakatan ini diumumkan setelah Lilit Shaboyan, juru bicara Kementerian Ekonomi Armenia, menyatakan bahwa negaranya sedang mengkaji kemungkinan pengiriman gas cair dari Rusia ke Armenia melalui jalur kereta api dan melintasi wilayah Republik Azerbaijan.
Republik Azerbaijan juga baru-baru ini telah mengirimkan beberapa muatan produk minyak bumi hasil produksi dalam negerinya ke Armenia, dengan pengiriman pertama dilakukan pada akhir Desember 2025. Langkah ini, setelah bertahun-tahun ketegangan antara dua negara tetangga di Kaukasus Selatan, dipandang sebagai upaya menuju perbaikan hubungan ekonomi dan politik.
Perluasan Proyek Koridor Ekonomi Tiongkok–Pakistan ke Afghanistan
Pakistan dan Tiongkok telah memutuskan untuk memperluas proyek Koridor Ekonomi Tiongkok–Pakistan (CPEC) ke Afghanistan.
Di tengah memburuknya hubungan antara Kabul dan Islamabad, Pakistan dan Tiongkok memutuskan untuk meninjau perluasan proyek Koridor Ekonomi Tiongkok–Pakistan (CPEC) ke Afghanistan. Pada saat yang sama, Beijing melakukan upaya untuk memperbaiki hubungan yang rusak antara kedua negara tetangga tersebut.
Para pejabat Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan kepada Komite Tetap Urusan Luar Negeri Senat bahwa Tiongkok sangat khawatir terhadap meningkatnya ketegangan antara Pakistan dan Afghanistan. Pakistan mendukung inisiatif perluasan proyek Koridor Ekonomi Tiongkok–Pakistan (CPEC) ke Afghanistan sebagai bagian dari kerja sama ekonomi regional.
Para pejabat Pakistan juga mencatat bahwa Tiongkok berupaya memainkan peran sebagai mediator dan memfasilitasi dialog antara Afghanistan dan Pakistan. Mereka juga menekankan bahwa forum kerja sama regional secara efektif terhenti akibat keluarnya India, yang mendorong Pakistan untuk memperdalam hubungan dengan negara-negara lain di kawasan. (MF)