Pezeshkian: Israel Adalah Ancaman Utama Ketidakstabilan di Kawasan
Presiden Iran, merujuk pada kesamaan budaya dan historis, menekankan pentingnya posisi Lebanon dalam politik luar negeri dan regional Republik Islam Iran serta perannya dalam memperkokoh perdamaian dan stabilitas kawasan.
Masoud Pezeshkian, Presiden Iran, pada hari Selasa menilai serangan berulang dan tindakan tidak manusiawi serta ekspansionis rezim Zionis sebagai tantangan utama dan faktor ketidakstabilan serta ketidakamanan di Lebanon dan kawasan.
Ia mengatakan, "Serangan terhadap warga sipil tak berdosa, pembunuhan tokoh-tokoh berpengaruh, dan kebijakan ekspansionis serta agresif rezim ini telah menargetkan keamanan dan stabilitas kawasan. Posisi Republik Islam Iran terhadap tindakan ini jelas, tegas, dan didasarkan pada dukungan terhadap hak-hak bangsa-bangsa di kawasan."
Pezeshkian, dengan menekankan kesiapan Republik Islam Iran untuk memperluas kerja sama dan interaksi dengan seluruh negara Arab dan Islam, termasuk Lebanon, menambahkan, "Pengembangan hubungan dengan Lebanon adalah salah satu prioritas pemerintah Iran."
Klaim Trump: Rudal Iran Dapat Mencapai Wilayah AS
Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, dalam pidato tahunannya di Gedung Kongres, dengan mengklaim telah memperingatkan Iran tentang pembangunan kembali program nuklirnya, mengatakan bahwa ia tidak akan mengizinkan Tehran mencapai senjata atom. Ia, dengan mengklaim bahwa Iran sedang mengerjakan rudal balistik yang dapat mencapai wilayah AS, menyatakan, "Orang-orang Iran telah membuat rudal yang mampu mengancam Eropa dan pangkalan-pangkalan kita di luar negeri."
Upaya Rezim Israel untuk Mengusir 37 Organisasi Kemanusiaan dari Palestina
Rezim Zionis, dalam sebuah langkah yang dengan dalih-dalih palsu dan dengan kedok "persyaratan pendaftaran baru", melanggar prinsip-prinsip fundamental bantuan kemanusiaan termasuk netralitas dan independensi, serta membahayakan nyawa jutaan warga Palestina yang terkepung, bermaksud mulai 1 Maret mendatang untuk melarang aktivitas 37 organisasi non-pemerintah internasional di Gaza dan Tepi Barat.
Diplomat Rusia: Eropa Tidak Ingin Krisis Ukraina Terselesaikan
Vasily Nebenzya, perwakilan Federasi Rusia di Perserikatan Bangsa-Bangsa, mengatakan bahwa kesepakatan apa pun mengenai Ukraina harus mengarah pada penyelesaian krisis secara tuntas, bukan gencatan senjata sementara. Nebenzya selanjutnya memperingatkan, "Rencana Inggris dan Prancis untuk menyediakan senjata nuklir kepada Ukraina adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab, berbahaya, dan ilegal." Diplomat Rusia ini, dengan menyatakan bahwa Eropa selama bertahun-tahun telah menggambarkan Zelensky sebagai pahlawan dan mengabaikan fakta serta akal sehat, menjelaskan, "Negara-negara Eropa tidak cenderung mendukung negosiasi untuk menyelesaikan krisis Ukraina."
Lanjut Kontroversi Seputar Kasus Epstein: Mantan Perdana Menteri Norwegia Bunuh Diri
Thorbjørn Jagland, mantan Perdana Menteri Norwegia, pekan lalu dan beberapa hari setelah dituduh melakukan korupsi keuangan besar-besaran terkait hubungannya dengan miliarder sesat Amerika, Jeffrey Epstein, melakukan percobaan bunuh diri dan dirawat di rumah sakit. Berita ini pertama kali dilaporkan oleh media Norwegia, iNyheter, yang mengutip "sumber terpercaya" melaporkan bahwa kondisi Jagland masih kritis.
Menurut iNyheter, mantan ketua Penghargaan Nobel Perdamaian ini berada dalam kondisi kritis setelah menghadapi tuduhan "korupsi keuangan besar-besaran" terkait kasus Epstein. Jagland adalah salah satu tokoh politik paling terkemuka di Norwegia yang pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dan Sekretaris Jenderal Dewan Eropa.(PH)