Menkes Iran: Beberapa Bulan Lagi Siap Ekspor Vaksin Covid-19
-
Saeed Namaki
Menteri Kesehatan Iran, Saeed Namaki mengatakan, "Kami telah mengambil langkah efektif untuk memproduksi vaksin Covid-19 dan dalam beberapa bulan mendatang kami sudah bisa menjadi produsen dan pengekspor vaksin Corona di kawasan."
Saeed Namaki di sela-sela pertemuan dengan Ahmed Al-Manzari, Direktur Kawasan Mediterania Timur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hari Rabu (17/2/2021) menegaskan, "Kami telah menjalin hubungan baik dengan Organisasi Kesehatan Dunia sekitar 13 bulan. Sudah setahun sejak kasus Covid 19 pertama dilaporkan di Iran, dan sebulan sebelumnya, dengan mempertimbangkan laporan Cina, kami sedang mempersiapkan diri menghadapi Corona,".
"Pembentukan Pusat Penanganan Covid-19 Nasional, dukungan pimpinan dan anggota pemerintah, serta kerja sama lembaga lain dan pendampingan masyarakat dalam penanganan penyakit Corona sangat penting," tegasnya.
Sebelumnya, Republik Islam Iran meluncurkan vaksin Virus Corona kedua bernama Razi Cov-Pars pada Minggu (7/2/2021) dan saat ini telah mulai memasuki uji klinis.
Razi Cov Pars merupakan vaksin suntik protein rekombinan untuk melawan Covid-19. Vaksin ini diproduksi menggunakan bioteknologi oleh para ilmuwan di Institut Riset Vaksin dan Serum Razi, dan sekarang sudah mendapat izin memasuki tahap pertama dan dua uji klinis pada manusia.
Vaksin Covid-19 pertama Iran, bernama Coviran Barekat (COV-Iran Barekat), yang diproduksi oleh para ahli di Badan Pelaksana Instruksi Imam Khomeini ra.
Vaksin ini telah masuk ke uji coba manusia Desember 2020 setelah berhasil menyelesaikan fase awal dan mendapatkan persetujuan yang diperlukan.(PH)