Kalah di Medan Perang, Teroris Balas Dendam Pada Warga Irak
-
Jaberi Ansari
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengecam ledakan teror di Baghdad.
Jubir Kemenlu Iran, Sadiq Hossein Jaberi Ansari, Rabu (18/5), mereaksi operasi serangan teror Baghdad dan mengatakan, "Dukungan terhadap Irak dan Suriah dalam pemberantasan terorisme adalah dukungan untuk keamanan global."
Jaberi Ansari juga mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban serta pemerintah dan rakyat Irak, seraya menilai eskalasi aksi-aksi kejahatan para teroris terhadap warga Irak itu sebagai akibat dari kekalahan mereka di medan pertempuran.
Ditambahkan Ansari, guna menutupi kekalahan mereka, para teroris menggunakan setiap kesempatan untuk membalas dendam terhadap rakyat, pemerintah, militer dan pasukan relawan rakyat Irak.
Pejabat Kemenlu Iran ini juga menilai upaya memperkuat bantuan efektif terhadap pemerintah dan rakyat Irak dalam pemberantasan terhadap terorisme dan gerakan kelompok Takfiri sebagai tanggung jawab regional dan internasional.
"Terorisme Takfiri merupakan ancaman global dan transregional, dan Irak juga sama seperti Suriah berada di garis terdepan dalam pemberantasan terorisme," tuturnya.
Kemarin, Selasa (17/5) akibat sejumlah ledakan bom di berbagai wilayah Baghdad, ibukota Irak, sekitar 75 orang tewas dan lebih dari 110 lainnya terluka.(MZ)