Anwar Ibrahim Minta Pendukung Pilih Mahathir
-
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.
Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim mendesak para pemilih untuk memilih bekas rival politiknya, Mahathir Mohamad, kurang dari 24 jam menjelang pemilu parlemen negara itu.
"Saya mendesak Anda semua untuk bergabung dengan gerakan rakyat untuk menuntut perubahan," kata Anwar dalam sebuah pernyataan dari sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur, seperti dikutip laman ISNA, Selasa (8/5/2018).
Meskipun masih menjalani hukuman penjara, Anwar telah dirawat di rumah sakit selama beberapa bulan terakhir. Dia pertama kali dipenjara setelah Mahathir memecatnya sebagai wakil perdana menteri pada tahun 1998.
Kedua pihak mengubur permusuhan mereka pada tahun 2016, dan setuju untuk bersatu dengan tujuan mengalahkan Najib.
Anwar mengatakan kemitraannya dengan Mahathir adalah kekhawatiran terbesar partai berkuasa.
"Mahathir telah membuktikan kegigihannya, menerima keterbatasan masa lalu, meminta maaf, dan mengorbankan waktu dan energinya untuk meningkatkan martabat rakyat dan negara," kata Anwar.
Pemilu parlemen Malaysia akan dilaksanakan hari ini, Rabu (9/5/2018). (RM)