Anwar Ibrahim Kembali Ke Dunia Politik Malaysia
https://parstoday.ir/id/news/malaysia-i60630-anwar_ibrahim_kembali_ke_dunia_politik_malaysia
Anwar Ibrahim, pemimpin de fakto Partai Keadilan Rakyat dan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia di masa Mahathir Mohammad menyatakan siap maju dalam pemilihan ketua Partai Keadilan Rakyat (PKR). Pernyataan itu sekaligus menandai kembali terjunnya Anwar ke dunia politik.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 06, 2018 08:59 Asia/Jakarta
  • Anwar Ibrahim
    Anwar Ibrahim

Anwar Ibrahim, pemimpin de fakto Partai Keadilan Rakyat dan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia di masa Mahathir Mohammad menyatakan siap maju dalam pemilihan ketua Partai Keadilan Rakyat (PKR). Pernyataan itu sekaligus menandai kembali terjunnya Anwar ke dunia politik.

Anwar Ibrahim dan Wan Azizah Wan Ismail

Saat ini, posisi ketua PKR dijabat istrinya, Wan Azizah Wan Ismail, yang telah menjabat posisi ini selama lebih sepuluh tahun terakhir sejak partai berdiri dan kini menjadi wakil Mahathir Mohammad. Sementara pemilihan ketua PKR akan diselenggarakan pada akhir Agustus 2018.

Untuk terjun kembali di dunia politik Malaysia, Anwar Ibrahim telah mendapat pengampunan penuh dari Raja Malaysia sehari setelah koalisi Pakatan Harapan yang dibentuk PKR bersama tiga partai lainnya memenangkan pemilu Malaysia pada 9 Mei 2018.

Partai Keadilan Rakyat (PKR) merupakan satu dari empat komponen partai yang menjadi bagian koalisi Pakatan Harapan (PH) dan memiliki kursi mayoritas di parlemen saat ini.

Koalisi Pakatan Harapan yang dipimpin oleh Mahathir Mohamad berhasil meraih kemenangan mengejutkan dalam Pemilu Legislatif Malaysia 2018. Koalisi empat partai itu berhasil menggeser pemerintahan petahana sebelumnya yang dipimpin Najib Razak yang didukung oleh United Malay National Organization (UMNO).

Wan Azizah Wan Ismail dan Mahathir Mohammad

Keputusan Anwar Ibrahim sekaligus menandai langkahnya untuk mengamankan posisi di kursi pemerintahan Malaysia serta memantapkan pondasi politiknya saat menjabat sebagai perdana menteri nanti, seperti yang telah dijanjikan oleh Perdana Menteri Mahathir Mohamad sejak pemilu Malaysia 2018 lalu.