-
Afghanistan Bantah Taliban Buka Kantor di Tehran
Okt 23, 2016 16:36Kepala Eksekutif Pemerintah Afghanistan Abdullah Abdullah, menilai laporan tentang pembukaan kantor politik kelompok Taliban di Tehran, tidak berdasar.
-
Tambang Emas Afghanistan, Sumber Dana Terbesar Taliban
Okt 23, 2016 15:38Dewan Provinsi Badakhshan, Afghanistan mengabarkan eksploitasi tambang emas di distrik Raghistan oleh kelompok Taliban.
-
Iran Kutuk Serangan terhadap Asyura di Afghanistan dan Nigeria
Okt 13, 2016 07:57Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengutuk serangan teroris terhadap orang-orang yang sedang memperingati Hari Asyura di Kabul dan Provinsi Balkh, Afghanistan.
-
Daesh Serang Peringatan Asyura di Afghanistan, 14 Gugur
Okt 13, 2016 00:40Kelompok teroris Takfiri, Daesh menyerang acara peringatan Asyura Imam Husein as di Provinsi Balkh, Utara Afghanistan.
-
Presiden Afghanistan Kutuk Serangan terhadap Acara Asyura
Okt 12, 2016 11:46Presiden Afghanistan Muhammad Ashraf Ghani, mengutuk serangan terhadap orang-orang yang sedang memperingati acara Asyura di Kabul, Selasa (11/10/2016) malam.
-
Cina: Pandangan Beijing-Moskow Soal Suriah dan Afghanistan, Sama
Okt 11, 2016 00:59Deputi Menteri Luar Negeri Cina mengatakan, pandangan Beijing dan Moskow sama terkait Suriah dan Afghanistan.
-
PBB: 24 Ribu Warga Afghanistan Tinggalkan Kunduz
Okt 10, 2016 10:01PBB mengatakan bahwa jumlah warga sipil yang melarikan diri dari Kunduz mencapai 24.000 orang di tengah pertempuran sengit antara pasukan Afghanistan dan militan Taliban.
-
Taliban Ancam Usir Paksa AS dari Afghanistan
Okt 08, 2016 10:57Kelompok Taliban Afghanistan mengatakan bahwa slogan Amerika Serikat dalam invasinya ke negara itu belum terwujud.
-
AS Serang Markas Polisi Afghanistan, Delapan Tewas
Sep 19, 2016 13:50Pejabat keamanan di Provinsi Uruzgan, Afghanistan mengabarkan tewasnya delapan personil kepolisian negara itu dalam serangan udara militer Amerika Serikat ke kota Trinkut, pusat provinsi itu.
-
Afghanistan Tambah Kacau, Rusia Minta AS Bertanggung Jawab
Sep 17, 2016 08:01Pemerintah Rusia mengatakan bahwa Amerika Serikat dan NATO harus bertanggung jawab karena situasi keamanan di Afghanistan semakin runyam.