Taliban Ancam Usir Paksa AS dari Afghanistan
Kelompok Taliban Afghanistan mengatakan bahwa slogan Amerika Serikat dalam invasinya ke negara itu belum terwujud.
Seperti dikutip laman Tasnimnews, Taliban pada hari Jumat (7/10/2016) mengeluarkan sebuah pernyataan bertepatan dengan peringatan 15 tahun serangan AS ke Afghanistan.
Mereka mengecam agresi AS dan memperingatkan bahwa jika negara itu tidak meninggalkan Afghanistan, rakyat Afghanistan akan bangkit untuk mengusir paksa AS dari negaranya.
"Serangan AS ke Afghanistan bertentangan dengan hukum internasional dan hak asasi manusia," tegas statemen Taliban.
AS, lanjutnya, menyerang Afghanistan dengan alasan peristiwa 11 September, padahal warga Afghanistan tidak terlibat dalam insiden itu.
"Alasan serangan AS untuk memperkuat pemerintah Afghanistan, memberantas narkoba dan menciptakan perdamaian dan stabilitas, belum terwujud dan setelah 15 tahun, Afghanistan menjadi lebih miskin dan semakin tidak mandiri," tegasnya.
Menurut pernyataan Taliban, pemboman rumah-rumah penduduk dan fasilitas publik telah menjadi tindakan rutin AS di Afghanistan.
Pasca serangan 11 September yang dikaitkan dengan kelompok Al Qaeda pimpinan Osama bin Laden, Afghanistan menjadi prioritas utama perang melawan terorisme yang dikobarkan oleh AS.
Washington kemudian memprovokasi negara-negara lain untuk menyerang Afghanistan pada tanggal 7 Oktober 2001. (RM)